Asas Dan Teori Pemungutan Pajak

Posted on

Asas Dan Teori Pemungutan Pajak – Membayar pajak adalah kewajiban bagi semua masyarakat Indonesia yang mempunyai gaji lebih. Mengapa hal ini diwajibkan? Sebab, dengan adanya pajak maka akan lebih  mudah terjadinya pemerataan pendapatan, disamping itu pajak yang diterima juga akan digunakan untuk memajukan semua sarana dan prasarana yang ada.



Dengan alasan inilah maka diberlakukannya program wajib pajak untuk semua warga negara Indonesia yang mempunyai gaji atau pendapatan sesuai dengan standar.

Asas Dan Teori Pemungutan Pajak

Pastinya dalam hal pemungutan atau penarikan pajak tidak boleh seenaknya sendiri karena di dalamnya berkaitan dengan keadilan dan wewenang atau hak serta kewajiban warga negara, maka dari itu diperlukan adanya pedoman dalam hal pemungutan pajak supaya bisa berjalan dengan kondusif dan tidak akan merugikan siapapun ataupun menimbulkan kekacauan.

Pedoman tersebut biasa disebut sebagai asas pemungutan pajak.

Dalam kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai asas pemungutan pajak.  Ada banyak sekali asas pemungutan pajak menurut beberapa ahli dan secara umum.

Baca juga: Pengertian Pajak Menurut Undang-Undang

Para ahli yang telah mengemukakan pendapatnya atau idenya  tentang asas pemungutan pajak adalah sebagai berikut :



Menurut Adam Smith

asas pemungutan pajak

Dalam bukunya yang memiliki judul “Wealth of Nations” dengan konsep yang dikenal dengan The Four Maxims, Adam Smith menjelaskan bahwa ada 4 asas pemungutan pajak, yaitu sebagai berikut :

  • Asas Equality (keseimbangan atau keadilan)

Asas Equality mewajibkan semua negara menyesuaikan dengan kemampuan dan penghasilan warga negaranya pada saat ingin melakukan pemungutan pajak. Dengan demikian maka negara tidak diperbolehkan bertindak deskriminatif atau seenaknya sendiri dalam melakukan pemungutan pajak bagi wajib pajak (orang yang harus membayar pajak). Keadilan yang dimaksud disini bukan berarti semua pihak membayar pajak yang sama tetapi harus sesuai dengan penghasilan yang mereka miliki. Seperti misalnya pada saat wajib pajak tersebut kemampuannya lebih dan memiliki harta yang banyak, maka secara otomatis pajaknya juga akan tinggi. Hal ini tentunya berbeda dengan wajib pajak yang mempunyai kemampuan rendah atau standar, maka secara otomatis pajak yang akan dikenakan padanya juga standart. Inilah yang disebut sebagai keadilan dalam asas pemungutan pajak.

  • Asas Certainty (kepastian hukum)

Dalam pemungutan pajak harus memiliki aturan atau dasar yang jelas dengan sanksi hukum yang juga tegas, hal ini bertujuan supaya pemungutan pajak tetap dalam koridor yang benar dan tidak akan terjadi penyelewengan. Penetapan pajak juga harus transparan dan sesuai dengan hukum yang berlaku yakni berupa Undang-undang yang berlaku di semua negara. Dengan demikian wajib pajak yang tidak tersedia atau telat dalam membayar pajak maka akan dikenakan sanksi atau hukuman yang berupa administrasi ataupun pidana. Begitu juga dengan pihak yang berwajib, apabila mereka melakukan penyelewengan dalam pemungutan pajak maka akan diberikan sanksi yang setimpak.

  • Asas Convinience Of Payment (tepat waktu)

Pemungutan pajak harus dilakukan pada waktu yang tepat, dimana wajib pajak tidak keberatan ataupun kesulitan untuk membayar tanggungan pajaknya. Maksud dari tepat waktu disini adalah pemungutan pajak dilakukan pada saat itu, yang dimana wajib pajaka mendapatkan gaji ataupun mendapat hadiah. Hal ini bertujuan supaya pajak tersebut tidak akan memberatkan para wajib pajak. Bisa kita bayangkan pada saat wajib pajak sudah membelanjakan harta yang dimilikinya dan saat itu dipungut pajak, tentu mereka akan merasa keberatan.

  • Asas Effiency (efisiensi atau ekonomis)

Pada saat melaksanakan pemungutan pajak sebaiknya harus dilakukan seefisen mungkin.  Karena pada intinya pendapatan dari pemungutan pajak akan digunakan untuk biaya operasional sebuah negara. Hal ini menggambarkan bahwa pemungutan pajak memang harus tepat dan benar supaya tujuan dari pemungutan pajak dapat terwujud. Pengertian dari efisiensi  dalam pemungutan pajak adalah biaya yang diperoleh dari pemungutan pajak jauh lebih besar dibandingkan biaya pelaksanaan pemungutan pajak.



Munurut W.J Langen

Munurut W.J Langen

Ada beberapa asas yang wajib dimiliki dalam pemungutan pajak, yakni sebagai berikut :

  • Asas daya pikul

Maksuda dari daya pikul disini adalah beban pajak yang diberikan kepada wajib pajak tidak boleh sampai lebih dari kemampuan mereka, jumlah pajak yang wajib dibayarkan harus sesuai dengan harta dapan pendatapan yang dimiliki oleh wajib pajak itu sendiri. Apabila pendapatan yang dimiliki oleh wajib pajak semakin tinggi maka pajak yang harus ia bayarkan juga harus tinggi. Demikian sebaliknya, apabila wajib pajak tersebut mempunyai pendapatan rendah atau standar maka jumlah pajak yang harus dibayarkan juga kecil.

  • Asas manfaat

Sudah seharusnya bahwa hasil dari pemungutan pajak digunakan untuk kepentingan umum atau kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Asas manfaat juga berarti bahwa uang dari warga harus kembali lagi ke warga, maksudnya adalah wajib pajak dapat merasakan apa yang sudah mereka berikan kepada negara.

  • Asas kesejahteraan

Pada intinya pemungutan pajak memiliki tujuan untuk menciptakan sebuah kesejahteraan bagi semua rakyat yang berada di negara tersebut. Sebab dengan adanya pajak maka pemerataan pendapatan maupun kesejahteraan warga negara tersebut.

  • Asas kesamaan

Pemungutan pajak harus diterapkan sama kepada semua negara yang memenuhi kriteria wajib pajak. Tidak ada lagi yang namanya unsur kekeluargaan, teman, atau apapun itu. Yang penting adalah semua warga negara yang memenuhi kriteria wajib pajak diharuskan memenuhi kewajibannya.

  • Asas beban minimum

Sedangkan untuk masalah pemungutan pajak diusahakan untuk selalu memperhatikan keringanan pada wajib pajak. Dimana jumlah pajak yang dibayarkan jauh lebih kecil dari objek pajak tersebut. Hal ini bertujuan agar pajak tidak menjadi sesuatu hal yang akan memberatkan wajib pajak.

Menurut Adolf Wagner

Adolf Wagner

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *