Bukti Fisik Akreditasi SD / MI Lengkap

Posted on

Bukti Fisik Akreditasi SD / MI Lengkap – Pada artikel kali ini kami akan memberikan ringkasan informasi yang membahas tentang Bukti Fisik Akreditasi tingkat Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah.



Dalam artikel ini kami juga akan menyajikan contoh – contoh bukti fisik akreditasi SD/ MI yang dapat teman – teman download dengan mudah.

Saat ini sekolah – sekolah diharuskan untuk mengumpulkan bukti – bukti fisik di sekolah. Hal ini dikarenakan bukti – bukti fisik dapat memperlancar pelaksanaan akreditasi sekolah.

Bukti fisik yang telah dikumpulkan di sekolah nantinya akan diinputkan ke dalam aplikasi berbasis online. Penginputan bukti fisik ini akan dibantu oleh operator sekolah yang memiliki akses NPSN atau Nomor Kepala Sekolah Nasional yang digunakan sebagai User dan memiliki kata sandi secara default.

Baca juga: Bukti Fisik Akreditasi Paud 2022 Lengkap

User beserta kata sandi ini, dapat diganti atau diatur ulang sesuai dengan keinginan sekolah. Penggantian user dan kata sandi ini bertujuan untuk menjaga keamanan serta kerahasiaan data sekolah yang telah diinput oleh pihak sekolah dari pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab.

Sebelum masuk lebih dalam membahas Bukti Fisik Akreditasi tingkat Sekolah Dasar, ada baiknya kita mempelajari terlebih dahulu apa itu akreditasi.



Akreditasi Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah

Akreditasi Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah merupakan proses penilaian secara komprehensif terhadap kelayakan satuan atau program pendidikan, yang hasilnya diwujudkan dalam bentuk pengakuan dan peringkat kelayakan dalam bentuk yang diterbitkan oleh suatu lembaga satuan pendidikan tingkat sekolah dasar yang lebih mandiri dan profesional.

Dalam melakukan akreditasi sekolah, sekolah harus mengumpulkan bukti fisik seperti yang sudah kami sebutkan sebelumnya. Setiap sekolah harus melakukan akreditasi sekolah yang dilaksanakan oleh Badan Akreditasi Nasional – Standar Minimal atau BAN-SM.

Baca juga: Bukti Fisik Standar Penilaian Akreditasi SMP

Baca juga: Download RPP Adiwiyata SD, SMP, SMA Dan SMK

Tujuan dan Manfaat Akreditasi

Tujuan dari akreditasi sekolah atau madrasah adalah sebagai berikut:

  1. Memberikan inforamasi tentang kelayakan sekolah/ madrasah atau program yang dilaksanakan berdasarkan SNP
  2. Memberikan pengakuan peringkat kelayakan terhadap sekolah yang melakukan akreditasi bahwa sekolah tersebut layak sesuai dengan standar minimal dasar pendidikan
  3. Memetakan mutu pendidikan berdasarkan SNP
  4. Memberikan pertanggung jawaban kepada pemangky kepentingan (Stakeholder) sebagai bentuk akuntabilitas publik

Selain memiliki tujuan, akreditasi juga memiliki manfaat di antaranya sebagai berikut:

  1. Sebagai acuan upaya peningkatan mutu dan rencana pengembangan sekolah atau mdrasah
  2. Menjadi umpan balik dalam usaha pemberdayaan dan upaya pengembangan kinerja warga sekolah atau madrasah dalam rangka menerapkan visi, misi, tujuan, sasaran, strategi, serta program yang diadakan oleh sekolah ataupun madrasah
  3. Sebagai motivasi agar sekolah / madrasah terus meningkatkan mutu pendidikan secara bertahap, lebih terencana, dan kompetitif baik dalam tingkat kaupaten/ kota, provinsi, nasional atau bahkan regional dan internasional
  4. Sebagai bahan informasi bagi sekolah/ madrasah untuk mendapatkan dukungan daripemerintah, masyarakat, maupun sektor swasta dalam hal profesionalisme, moral, tenaga, dan dana
  5. Sebagaacuan bagi lembaga terkait dalam mempertimbangkan kewenangansekolah/ madrasah sebagai penyelenggara ujian nasional.
    Bagi kepala sekolah/madrasah, hasil akreditasi diharapkan dapat dijadikan bahan informasi untuk pemetaan indikator kelayakan sekolah/madrasah, kinerja warga sekolah/madrasah, termasuk kinerja kepala sekolah/madrasah selama periode kepemimpinannya.

Baca juga: Penjelasan Evaluasi Diri Sekolah

Bukti Fisik Akreditasi Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah

Dalam proses akreditasi tingkat sekolah dasar atau madrasah ibtidaiyah memerlukan bukti fisik yang dapat memperlancar proses akreditasi dari sekolah.

Adapun bukti fisik yang dimaksud adalah Dokumen SisPeNa (aplikasi penilaian akreditasi berbasis web) pada tingkat Sekolah Dasar atau Madrasah Ibtidaiyah.



Dokumen – dokumen yang harus dipersiapakan dalam menghadapi akreditasi tingkat Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtidaiyah adalah sebagai berikut:

  1. Standar Isi

Dalam standar isi terdapat poin penting di dalamnya. Poin penting tersebut berisi perihal pemeriksaan dokumen program pengembangan ekstrakurikuler, dokumen bimbingan dan konseling, menilai standar kompetensi dan kompetensi dasar (SK/KD).

Adapun penilaian yang termasuk di standar isi, adalah interaksi selama proses belajar mengajar (PBM), penilaian silabus pembelajaran, dan penilaian KKM.

  1. Standar Proses

Standar proses merupakan sekumpulan kriteria yang mengatur atau mengarahkan bagaimana pelaksanaan pembelajaran pada suatu satuan pendidikan harus diselenggarakan untuk mencapai kompetensi lulusan.

  1. Standar Kompetensi Lulusan

Standar kompetensi lulusan dalam bukti fisik merupakan kriteria yang menjadi rujukan kemampuan apa saja yang harus sudah dikuasai oleh peserta didik sehingga dapat dikatakan lulus dari proses pendidikan yang telah diikuti di suatu satuan pendidikan, mencakup kriteria sikap, pengetahuan, dan keterampilan.

  1. Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan

Standar pendidikan dan tenaga kependidikan adalah kriteria yang ditetapkan dan harus dipenuhi oleh seluruh Pendidik/ Guru dan seluruh Tenaga Kependidikan meliputi Pengawas, Kepala Sekolah, Tenaga Administrasi Sekolah, Tenaga Perpustakaan Sekolah, Konselor, Penguji pada kursus dan pelatihan, Pembimbing pada kursus dan pelatihan, Pengelola pada kursus dan pelatihan.

Baca juga: Cara Login Sispena Terbaru 2022

  1. Standar Sarana dan Prasarana

Standar sarana dan prasarana merupakan salah satu dari 8 setandar yang harus ada dalam dokumen karena standar sarana dan prasarana merupakan wadah untuk berjalan atau tidaknya pembelajaran.

  1. Standar Pengelolaan

Standar pengelolaan terdiri dari 3 (tiga) bagaian, yaitu standar pengelolaan oleh satuan pendidikan, standar pengelolaan oleh pemerintah daerah, dan standar pengelolaan oleh pemerintah pusat. Dalam hal ini kita hanya mengambil standar pengelolaan oleh satuan pendidikan.

  1. Standar Pembiayaan

Standar pembiayaan dalam bukti fisik merupakan kriteria mengenai komponen dan besarnya biaya operasi satuan pendidikan yang berlaku selama satu tahun.

  1. Standar Penilaian

Standar penilaian dalam bukti fisik merupakan disini merupakan kriteria yang digunakan sebagai dasar dalam penilaian hasil belajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *