Cara Mengatasi Kelangkaan Barang


Kelangkaan Barang – Saat ini kelangkaan akan suatu barang sudah banyak dirasakan oleh masyarakat seperti kelangkaan BBM, gas, dan lainnya. Kelangkaan ini dapat terjadi karena manusia telah mengambil sumber daya alam yang ada di bumi ini untuk diperjualbelikan. Sehingga hal ini membuat sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui menjadi semakin sedikit dan bahkan  bisa sampai habis sampai akhirnya timbulah kelangkaan di masyarakat.

Cara Mengatasi Kelangkaan Barang

Perlu diketahui bahwa kelangkaan sumber daya alam ini tidak begitu saja. Ada banyak sekali penyebab yang menimbulkan kelangkaan. Walaupun demikian, kelangkaan merupakan suatu hal yang tak dapat dipungkiri karena memang semua manusia mempunyai kebutuhan mendasar terhadap sumber daya alam. Meski menjadi suatu hal yang tak dapat dipungkiri, ternyata kelangkaan masih dapat diatasi. Adapun beberapa penyebab dan cara mengatasi sumber daya alam adalah sebagai berikut.

Penyebab Kelangkaan Sumber Daya Alam

Penyebab Kelangkaan Sumber Daya Alam

  • Perbedaan letak geografis

Sumber daya alam yang ada di bumi ini tersebar secara luas tetapi tidak merata. Seperti misalnya, ada tempat yang memiliki banyak minyak dan ada juga tempat yang tidak mempunyai sama sekali, ada daerah yang subur dan ada pula yang tidak subur. Perbedaan letak geografis inilah yang menjadi penyebab kelangkaan terhadap sumber daya alam tertentu. Agar bisa mendapatkan sumber daya alam yang tidak ada di daerahnya, masyarakat terpaksa harus berkorban besar.  Contohnya adalah masyarakat di pegunungan  kapur terpaksa harus membeli air ataupun menempuh perjalanan puluhan kilo hanya untuk mendapatkan air bersih.

  • Pertumbuhan penduduk yang pesat

Salah satu faktor utama yang menjadi penyebab terjadinya kelangkaan sumber daya alam ialah jumlah penduduk.  Jika pertumbuhan penduduk dua kali jauh lebih cepat maka kebutuhan akan sumber daya alam juga akan semakin meningkat. Tetapi pada kenyataanya sumber daya yang tersedia sangat terbatas untuk memenuhi kebutuhan penduduk yang tidak terbatas.

  • Kemampuan Produksi Yang Terbatas

Cara Mengatasi Kelangkaan

 

Kegiatan produksi adalah suatu kegiatan yang dilakukan untuk menambah atau menciptakan nilai guna suatu barang. Keterbatasan produksi akan suatu barang menjadi penyebab kelangkaan terhadap suatu barang. Perkembangan teknologi merupakan faktor utama yang dapat mempengaruhi produksi. Sehingga untuk negara-negara maju dengan perkembangan teknologi pesat akan mengolah sumber daya alam dengan lebih cepat juga.

  • Bencana alam

Bencana alam merupakan salah satu faktor kelangkaan sumber daya alam yang terjadi diluar kekuatan manusia. Terjadinya bencana alam biasanya akan menyebabkan kelangkaan untuk suatu barang dan jasa tertentu. Seperti terjadinya bencana alam banjir yang dapat merusak tambak udang atau ikan sehingga pasokan akan ikan dan udang dipasar menjadi berkurang dan langka.

  • Perang dan Penyakit

Perang yang telah terjadi tentu bisa menimbulkan suatu kerusakan dan merampas segala sesuatu yang dimliki oleh sebuah negara. Demikian pula dengan penyakit yang bisa membuat SDM mengalami gangguan saat menjalankan aktivitasnya. Sehingga dua hal ini nantinya bisa menyebabkan terjadinya kelangkaan di kemudian hari.

  • Sumber Daya Alam (SDA) yang terbatas

Sumber daya yang tersedia di alam umumnya dibedakan menjadi dua macam, yaitu SDA yang bisa diperbaharuhi dan SDA yang tidak bisa diperbaharui. Adapun contoh dari SDA yang bisa diperbaharui adalah air, tanah, dan lain sebagainya. Sedangkan SDA yang tidak bisa diperbaharui adalah emas, batu bara, dan lain sebagainya.

Apabila SDA dimanfaatkan secara terus menerus dan tidak dikelola dengan baik maka sudah pasti akan menyebabkan terjadinya krisis. Dengan demikian maka alat pemuas kebutuhan akan menjadi berkurang dan tidak mampu lagi untuk mencukupi kebutuhan manusia yang tanpa batas. Atau secara singkatnya bisa menyebabkan terjadinya kelangkaan.

  • Sifat Serakah Manusia

Pada dasarnya manusia memiliki sifat yang tidak pernah merasa puas ataupun cukup.  Sekarang ini manusia banyak yang rela untuk membeli apapun tanpa memanajemennya, tanpa membuat skala prioritas. Jika hal ini dilakukan secara terus menerus hanya untuk menuruti hawa nafsu dalam membeli sesuatu, secara perlahan SDA, bahan baku akan semakin berkurang dan pada akhirnya habis. Inilah yang membuat terjadinya kelangkaan.

  • Sumber Daya Manusia (Tenaga Ahli) yang Berkurang

Sumber daya manusia atau (SDM) juga biasa disebut sebagai tenaga ahli. Tenaga ahli ini bisa menentukan kelangsungan hidup perekonomian pada suatu negara. Dengan adanya SDM yang berkualitas maka sudah pasti akan terhindar dari kelangkaan, demikian pula sebaliknya.

Indonesia sendiri memang memiiki SDM yang cukup banyak, tetapi untuk tenaga ahlinya bisa dibilang sangat sedikit. Sehingga hal ini bisa menyebabkan terjadinya kelangkaan. Berikut ini kami akan menjelaskan mengenai beberapa penyebab berkurangnya tenaga ahli:

  • Seseorang atau individu memiliki tingkat pendidikan yang tergolong rendah.
  • Sama sekali tidak memiliki motivasi ataupun penghargaan.

Baca juga: Teori Perdagangan Internasional

  • Struktur Ekonomi yang Tidak Seimbang

Semua sektor yang ada pada suatu negara sudah pasti harus sama rata. Jika tidak, maka bisa mengkhawatirkan dan bahkan bisa memicu terjadinya kelangkaan. Dimana sebagian besar negara akan lebih memilih untuk lebih fokus pada beberapa sektor saja, sehingga sektor yang lain tidak akan diutamakan atau bahkan tidak mendapat perhatian.

Jika misalnya terjadi suatu kelangkaan dalam beberapa kebutuhan. Bagaimanapun juga kita diharuskan untuk selalu menyeimbangkan dan memberikan keadilan yang komprehensif agara nantinya mendapatkan hasil yang memuaskan.

Jenis-Jenis Kelangkaan Ekonomi

Sebelum membahas lebih jauh berikut ini kami akan menjelaskan mengenai beberapa jenis dari kelangkaan ekonomi yang perlu anda ketahui:

  1. Kelangkaan Sumber Daya Alam

Kelangkaan Sumber Daya Alam

Sumber Daya Alam (SDA) adalah segala sesuatu yang tersedia di alam, dimana SDA ini terdiri dari sumber daya abiotik yang diberikan secara langsung oleh sang pencipta.  Akan tetapi, jika SDA dimanfaatkan secara terus menerus maka akan terjadi eksploitasi yang menyebabkan SDA berkurang atau bahkan habis. Hal ini secara otomatis akan membuat SDA menjadi langka.

  1. Kelangkaan Sumber Daya Manusia yang Berkualitas

Sumber daya manusia adalah kemampuan dari individu yang bisa memberikan manfaat apabila dilakukan secara otomatis. Dalam hal ini sumber daya manusia (SDM) dianggap sebagai sumber daya yang hampir langka.

SDM di Indonesia sendiri bisa dibilang sangat banyak. Namun jumlah SDM yang memiliki kualitas tinggi jauh lebih sedikit jika dibandingkan kebutuhan di pasar tenaga kerja. Maka dari itu, sekarang sudah banyak sekali perusahaan-perusahaan di Indonesia yang meng-hire ahli dari negara luar.

  1. Kelangkaan Sumber Daya Modal

Kelangkaan Sumber Daya Modal

Sumber daya modal merupakan sumber daya yang berasal dari individu, dimana sumber daya ini memiliki tujuan untuk mempermudah dalam proses produksi. Kelangkaan dari sumber daya modal sendiri didasari oleh kemauan dan kemampuan yang dimiliki oleh setiap individu.

Hal tersebut karena memang pada dasarnya masing-masing individu memiliki kemampuan dalam membuat sumber daya modal. Salah satu caranya adalah memiliki tekat yang kuat untuk terus bekerja keras dan berusaha pantang menyerah.

  1. Kelangkaan Sumber Daya Kewirausahaan (Entrepreunership)

Sumber daya kewirausahaan (entrepreunership) mempunyai sifat yang sangat langkap.  Mengapa demikian? Ini karena tidak semua orang bisa menjadi seorang pengusaha ataupun pedagang. Untuk menjadi pengusaha maka seseorang harus mampu untuk memenuhi sebuah syarat utama yaitu mempunyai modal dan keahlian.

Dampak Akibat Kelangkaan

Dampak Akibat Kelangkaan

Berikut ini adalah beberapa dampak yang bisa terjadi akibat kelangkaan, diantaranya:

  1. Kenaikan Harga Jual

Jika terjadi kelangkaan pada sebuah barang maka secara otomatis harga barang tersebut akan semakin mengalami kenaikan. Seperti misalnya minyak atau bahan bakar yang harganya mengalami kenaikan karena banyak sekali permintaan sehingga akan menguras bbm tersebut.

Kenaikan harga jual ini akan memberikan dampak kepada perusahaan sehingga perusahaan akan melakukan beberapa hal seperti berikut ini:

  • Mencari berbagai sumber alternatif yang baik, seperti misalnya memasok minyak baru langsung dari Antartika.
  • Mencari alternatif yang tepat, contohnya adalah menggunakan mobil panel surya.
  1. Kurva Permintaan Seiring Waktu

Dalam jangka pendek, permintaan merupakan harga yang memiliki sifat tidak elastis. Seperti misalnya, seseorang yang telah menggunakan mobil bensin tetapi ia harus tetap membeli bensin. Namun seiring berjalannya waktu, orang sudah bisa membeli sepeda ataupun mobil listrik. Inilah yang kemudian membuat permintaan bensin menjadi jatuh.

Permintaan bisa semakin elastis dengan harga dari waktu ke waktu. Oleh karena itu, di pasar bebas akan ada insentif khusus untuk mekanisme pasar yang dapat mengatasi masalah kelangkaan.

  1. Kegagalan Pasar Potensial

Contoh:

  • Perusahaan tidak memikirkan masalah pasokan di masa mendatang.
  • Barang akan sangat ditentukan oleh harga, sehingga kebanyakan orang tidak mampu untuk membeli barang tertentu. Maka dari itu, ekonomi akan sangat mementingkan redistribusi pendapatan untuk membantu setiap individu dengan tujuan supaya mampu untuk membeli kebutuhannya.
  • Produk emisi CO2 dapat menimbulkan pemanasan global, naiknya permukaan laut yang bisa memperburuk kelangkaan di masa depan.
  1. Tragedi

Tragedi yang merupakan miliki bersama akan berlangsung ketika penggembalaan secara berlebihan pada suatu lahan atau ladang tertentu. Sebagai contoh, penangkapan ikan secara besar-besaran yang dapat mengurangi populasi ikan sehingga hal ini bisa menyebabkan terjadinya kelangkaan.

  1. Kuota dan Kelangkaan

Salah satu solusi yang tepat untuk mengatasi terjadinya kelangkaan adalah menerapkan kuota beberapa banyak orang yang mampu membeli sebuah barang. Untuk masalah kuotas bisa merujuk ke pasar gelap, karena untuk bisa mendapatkan barang tertentu maka pada umumnya seseorang diharuskan untuk membayar dalam jumlah tinggi untuk mendapatkan barang tersebut.

  1. Masalah Ganda

Kebutuhan sendiri memiliki sifat yang subyektif, sehingga hal ini akan berlaku pada beberapa kondisi seperti misalnya:

  • Individu atau kelompok yang sedang berada dalam masalah kemiskinan absolut di negara berkembang.
  • Individu atau kelompok yang sedang berada dalam masalah kemiskinan relatif di tempat lain (seperti misalnya setelah kehilangan pekerjaan, bercerai, dan lain sebagainya).
  • Individu atau kelompok tahu mengenai tagihan yang harus dibayarkan sebelum cek pembayaran yang selanjutnya.
  1. Mempengaruhi Pemikiran

Ketika kita sedang mengalami kelangkaan maka bandwith mental atau fokus pikiran kita akan menjadi berkurang. Hal ini nantinya akan sangat rentan untuk memberikan hasil yang buruk. Kita lebih cenderung untuk melakukan hal buruk dalam berbagai hal. Seperti misalnya gagal dalam tes kelincahan dan menunjukkan impultivitas.

Baca juga: Teori Perilaku Konsumen

Cara Mengatasi Kelangkaan Sumber Daya Alam

Secara umum, ada banyak sekali cara mengatasi kelangkaan sumber daya alam supaya masyarakat tidak mengalami kesulitan dalam memperoleh suatu barang atau jasa, seperti berikut :

Cara Mengatasi Kelangkaan Sumber Daya Alam

  1. Menyusun Skala Prioritas

Skala prioritas kebutuhan adalah daftar semua kebutuhan yang disusun berdasarkan  tingkat kepentingannya. Kebutuhan yang sangat mendesak dan terpenting akan ditempatkan pada urutan paling atas diikuti dengan kepentingan yang dapat ditunda sampai  kebutuhan yang tidak perlu. Dalam membuat skala prioritas dapat  dikategorikan menjadi dua kategori, yakni :

  • Berdasarkan tingkat kepentingan : Urutan daftar skala prioritas ini dibuat berdasarkan tingkat kepentingan. Urutan paling atas daftar skala prioritas harus digunakan untuk kebutuhan yang mendesak dan paling penting. Memilih kebutuhan yang sesuai dengan tingkat kebutuhannya dapat membantu menentukan kebutuhan apa saja yang paling mendesak dan harus segera dipenuhi. Sehingga akan terhindar dari konsumsi untuk  kebutuhan yang tidak penting.
  • Berdasarkan penghasilan : Semua kebutuhan tidak akan bisa dipenuhi jika penghasilkan jauh lebih sedikit dari biaya total untuk memenuhi kebutuhan hidup. Menyusun skala prioritas kebutuhan berdasarkan penghasilan dapat membantu untuk lebih bijaksana dalam menentukan antara keperluaan yang paling mendesak dan yang dapat ditunda.
  1. Bijaksana dalam Memanfaatkan Sumber Daya Alam

Sumber daya alam terutama yang memiliki jumlah terbatas seharusnya dipergunakan secara bijaksana. Perilaku hemat dan efisien sangat dibutuhkan untuk menjaga sumber daya alam tetap ada sampai di masa mendatang. Disamping itu, pengelolahan dari sumber daya alam seharusnya dilakukan dengan tepat supaya dapat menghasilkan produk yang tepat bagi semua masyarakat.

  1. Melakukan Eksplorasi Sumber Daya Baru

Melakukan ekspolarasi atau pencarian terhadap sumber daya alam baru yang masih belum pernah diketahui atau digali sebelumnya adalah cara alternatif dalam mengatasi kelangkaan sumber daya alam. Penemuan akan sumber daya alam baru tentu dapat membuat ketersediaan akan sumber daya tersebut semakin meningkat. Walaupun demikian, proses eksplorasi terhadap sumber daya alam baru juga akan membuat stok sumber daya alam yang ada di bumi juga semakin berkurang.

Hal ini dikarenakan tetap membuat simpanan sumber daya di bumi berkurang, eksplorasi atau pencarian sumber daya baru bukanlah cara yang tepat untuk mengatasi kelangkaan sumber daya alam. Akan tetapi, dengan melakukan pencarian sumber daya alam baru dapat menjadi alternatif untuk jangka pendek atau dapat dilakukan untuk mengganti sumber daya alam yang tidak bisa diperbaharui.

  1. Memanfaatkan Kemajuan Teknologi

Kemajuan teknologi saat ini dapat kita manfaatkan untuk mengurangi biaya pengolahan sumber daya alam. Dengan memakai cara-cara pengolahan baru yang jauh lebih efektif dan efisien : beberapa proses pengolahan seperti ekstraksi maupun pemrosesan sumber daya alam dapat menekan biaya eksplorasi. Beberapa jenis teknologi canggih dapat kita gunakan sesuai dengan tingkat kelangkaan sumber daya alam dengan biaya yang jauh lebih murah dibandingkan memakai motode lama.

  1. Memanfaatkan Bahan Substitusi

Memanfaatkan bahan substitusi atau pengganti menjadi salah satu cara yang paling tepat dalam mengatasi kelangkaan sumber daya alam. Dalam hal ini, sumber daya alam yang berlimpah akan digunakan sebagai bahan pengganti atau substitusi untuk sumber daya yang langka atau yang sudah hampir habis.

Apabila dilakukan penggantian dari sumber daya yang tidak dapat diperbaharui dengan sumber daya yang dapat diperbaharui dan melimpah maka kemungkinan terjadinya kelangkaan juga akan semakin kecil. Seperti misalnya kelangkaan atau berkurangnya ketersediaan bahan bakar fosil yang tentu akan membuat BBM juga menjadi langka. Untuk dapat mengatasi kelangkaan tersebut, pemerintah menyarankan untuk beralih menggunakan bioenergi yang masih bisa diperoleh dengan sangat mudah.

  1. Daur Ulang atau Memanfatkan Kembali

Daur ulang adalah sebuah proses yang dilakukan dengan cara memanfaatkan kembali bahan limbah maupun residu dari suatu proses produksi atau konsumsi di suatu sistem ekonomi untuk menjadi barang yang berguna. Selanjutnya produk daur ulang tersebut masuk ke dalam proses produksi di pabrik sebagai barang perantara atau akhir.

Pada intinya pemanfaatan kembali barang yang masih bisa berfungsi dan layak yang tidak digunakan oleh konsumen dan produsen untuk selanjutnya dimanfaatkan kembali oleh konsumen yang lainnya. Disamping itu, pemanfaatan kembali atau proses daur ulang ini juga dapat mengurangi tingkat ekploitasi terhadap sumber daya alam sehingga terjadinya kelangkaan dapat kita cegah.

Itulah beberapa penyebab dan cara mengatasi kelangkaan sumber daya alam yang dapat kami bahas di website ini. Walaupun ada banyak cara, sebaiknya kita bijaksana untuk menggunakan dan mengeksplotasi sumber daya alam supaya tetap bisa dinikmati di masa mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *