Contoh Daftar Urut Kepangkatan Guru Dan PNS

Posted on

Contoh Daftar Urut Kepangkatan PNS dan Guru – Pada artikel kali ini kami akan membahas tentang contoh daftar urut kepangkatan guru dan PNS.



Setiap satuan instansi biasanya sudah memberi daftar kepangkatan untuk guru – guru, namun kami menyediakan penjelasan serta contoh daftar urut kepangkatan guru dan PNS agar teman – teman lebih mudah memahami dan mengunduh contohnya.

Baca juga: Pangkat Golongan PNS Guru Terbaru

Daftar Urut Kepangkatan (DUK)

DUK merupakan kepanjangan dari Daftar Urut Kepangkatan, yang mana dalam daftar urut kepangkatan ini menyusun kepangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dari satuan organisasi negara yang diurutkan dari pangkat yang paling tinggi bukan dari lamanya masa kerja.

DUK dibuat untuk menunjang administrasi pada bagian kepegawaian di satuan pendidikan Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas. Pembuatan Daftar Urut Kepangkatan biasanya dibuat setiap tahun tepatnya pada setiap akhir bulan Desember.

Daftar Urut Kepangkatan merupakan salah satu bahan obyektif dalam pembinaan karier Pegawai Negeri Sipil berdasarkan sistem karier dan sistem prestasi kerja.



Fungsi Daftar Urut Kepangkatan (DUK)

Dalam pembuatan daftar urut kepangkatan tentu ada kegunaan dan fungsi dalam pembuatannya, antara lain:

  1. Sebagai bahan obyektif yang digunakan dalam pembinaan karier Pegawai Negeri Sipil (PNS)
  2. Pembinaan karier akan lebh mudah. Pembinaan karier di sini meliputi kepangkatan, penempatan dalam jabatan, pengiriman dalam rangka mengikuti latihan jabatan, dan lai sebagainya.
  3. Jika ada lowongan, maka pegawai negeri sipil (PNS) dengan jabatan tertinggi yang wajib dijadikan pertimbangan terlebih dahulu. Akan tetapi, jika tidak memenuhi syarat – syarat yang telah ditentukan akan ada kemungkinan untuk tidak diangkat. Syarat – syarat itu meliputi, kecakapan, kepemimpinan, pengalaman, dan lain – lain.

Baca juga: Contoh Administrasi Sekolah SD, SMP, SMA

Tata Cara Membuat Daftar Urut Kepangkatan (DUK)

Dalam format Daftar Urut Kepangkatan memuat daftar ukuran yang harus ditulis secara berturut – turut. Hal ini dikarenakan dalam Daftar Urut Kepangkatan tidak boleh ada 2 (dua) nama Pegawai Negeri Sipil atau PNS yang sama nomor urutnya.

  1. Pangkat

Dalam penulisan Daftar Urut Kepangkatan, pangkat tertinggi dari Pegawai Negeri Sipil harus ditulis dengan nomor urut yang paling tinggi pula. Namun apabila ada dua Pegawai Negeri Sipil memiliki pangkat yang sama maka yang memiliki usia pangkat yang lebih tua lah yang ditulis di nomor urut yang lebih tinggi (perhatikan Tahun Mulai Tanggal/ TMT pangkatnya).

Misalnya, ada dua Pegawai Negeri Sipil atau PNS dalam satu sekolah yang memiliki pangkat yang sama yaitu Pembina golongan ruang IV/a. Pak Rifqy diangkat pada golongan ruang IV/a pada tanggal 2 Desember tahun 2016.

Dan satu lagi, Bu Ida diangkat pada golongan ruang IV/a pada tanggal 2 April 2013. Maka yang ditulis di nomor urut yang lebih tinggi adalah Bu Ida, dikarenakan Bu Ida memiliki usia lebih tua dalam pangkat dibandingkan Pak Rifqy.



  1. Jabatan

Tingkatan jabatan yang digunakan dalam penyusunan Daftar Urut Kepangkatan ada kepangkatan strukturan dan juga kepangkatan lain.

  1. Kepangkatan struktural adalah sebagai tersebut dalam Keputusan Presiden Nomor 15 tahun 1977 dengan segala tambahan dan perubahannya.
  2. Jabatan lain yaitu sebagaimana dimaksud dalam lampiran II surat Edaran Kepala BKN Nomor: 03/Se/1980 tentang Daftar Urut Kepangkatan Pegawai Negeri Sipil.

Jika ada dua atau lebih Pegawai Negeri Sipil dalam satu satuan instansi yang memiliki pangkat yang sama dan diangkat pada waktu yang sama pula, maka yang diperhatikan adalah jabatannya.

Di antara mereka yang memangku jabatan yang lebih tinggi akan dicantumkan pada urutan yang lebih tinggi dalam Daftar Urut Kepangkatan (DUK).

Dan jika ada dua atau lebih Pegawai Negeri Sipil dalam satu satuan instansi memiliki pangkat yang sama, Terhitung Mulai Tanggal pangkat yang sama, dan juga jabatan yang sama pula.

Maka perhatikan Terhitung Mulai Tanggal dari pengangkatan jabatannya (TMT jabatan). Pegawai Negeri Sipil yang memiliki TMT jabatan yang lebih dulu diangkat lah yang dicantumkan dalam Daftar Urut Kepngkatan.

  1. Masa Kerja

Masa kerja Pegawai Negeri Sipil yaitu masa kerja yang ditempuh sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) secara terus menerus mulai dari yang bersangkutan diangkat menjadi CPNS sampai usia yag di tempuh sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *