Contoh Perusahaan Firma Di Indonesia

Posted on

Perusahaan Firma Di Indonesia  – Saat ini perusahaan firma di Indonesia sudah semakin menunjukkan geliatnya. Perusahaan kimia juga telah memberikan sumbangsihnya bagi perekonomian tanah air. Firma sendiri merupakan suatu usaha yang didirikan oleh dua orang atau lebih, dimana setiap anggota memiliki peran aktif dalam menjalankan perusahaan.



Contoh Perusahaan Firma Di Indonesia

Dalam perusahaan firma terdapat sebuah istilah sekutu, sekutu disini berarti semua anggota yang terlibat dalam operasional perusahaan. Semua laba dan keuntungan dibagikan kepada semua anggota sesuai dengan akta perjanjian yang sudah dibuat sebelumnya.

Firma termasuk dalam kelompok perusahaan persekutuan di Indonesia. Dimana setiap anggota atau yang lebih dikenal dengan istilah sekutu menjalin kerjasama untuk dapat menjalankan semua kegiatan dalam perusahaan.

Semua anggota yang terlibat didalam kegiatan operasional perusahaan mempunyai tanggung jawab dan kewajiban atas segala hal yang akan terjadi. Entah itu berupa kemajuan usaha atau kemunduran dan bahkan ketika terjadi kebangkrutan.

Baca juga: Pengertian Perusahaan Multinasional Dan Pengaruhnya

Ciri-Ciri Perusahaan Firma

Ciri-Ciri Perusahaan Firma

 



Nah untuk lebih memudahkan anda dalam memahami penjelasan diatas, berikut ini adalah ciri-ciri perusahaan firma di Indonesia yang harus anda ketahui :

  1. Sekutu memiliki peran aktif dalam mengelola operasional perusahaan.
  2. Setiap anggota mempunyai tanggung jawab dan kekuasaan yang tak terbatas.
  3. Perusahaan firma akan tutup atau berakhir masa operasinya ketika salah satu angota ada yang keluar atau meninggal.
  4. Anggota firma merupakan orang orang yang sudah saling mengenal antara satu sama lain dan saling mempercayai dalam waktu yang lama.
  5. Kesepakatan atau perjanjian firma akan dibuat dihadapat notaris, ini bertujuan supaya memiliki kekuatan hukum tetap.
  6. Setiap anggota memiliki hak untuk menjadi pemimpin perusahaan.
  7. Keanggotaan akan berlaku seumur hidup.
  8. Apabila perusahaan mempunyai hutang yang terbayar maka setiap anggota diwajibkan mengeluarkan harta pribadi untuk melunasinya.

Dasar Hukum Mendirikan Firma

Dasar Hukum Mendirikan Firma

Di Indonesia sendiri, proses pendirian perusahaan firma telah diatur dalam undang-undang. Dasar hukum pendirian firma terdapat dalam pasal 16-35 KUUHD atau Kitab Undang-Undang Hukum Dagang. Dimana terdapat akta pendirian yang didalamnya harus berisi :

  • Nama, nama kecil, alamat rumah, pekerjaan setiap anggota harus termuat secara jelas.
  • Pernyataan secara jelas mengenai jenis firma yang terbentuk apakah firma terbatas atau persekutuan umum.
  • Waktu mulai dari masa berlaku dan berakhirnya persekutuan dalam firma.
  • Penunjukkan sekutu yang tidak diperbolehkan bertanda tangan diatas nama firma.
  • Perjanjian yang harus digunakan untuk menentukan pihak ketiga dalam sekutu.

Pada intinya, firma merupakan sebuah perusahaan yang tidak berbadan hukum. Walaupun syarat atau unsur materill dalam firma sudah terpenuhi, tetapi syarat unsur formalnya yang berupa pengesahan dari pemerintah masih belum.

Meski demikian perusahaan firma wajib untuk mendaftarkan NPWP yang telah terpisah dari kewajiban pajak para sekutunya. Keuntungan usaha adalah sebuah keuntungan yang didapatkan dalam jangka waktu tertentu yang nantinya akan dikenakan wajib pajak. Keuntungan inilah yang kemudian akan dilaporkan oleh perusahaan firma sebagai nominal yang akan dikenai pajak.

Laju pertumbuhan ekonomi di Indonesia selain ditopang dari SDA dan SDM, juga ditopang oleh perusahaan yang berada dan berdiri di tanah air. Goncangan ekonomi global juga akan akan berdampak pada konsistensi perusahaan seperti usaha mikro dan menengah serta usaha kecil yang lainnya.



Meskipun ada banyak sekali penyebab ekonomi melemah tetapi perusahaan firma  selalu bisa menyiasatinya dengan bijak.

Jenis-Jenis Perusahaan Firma

Di Indonesia secara umum perusahaan firma dapat dibedakan menjadi 4 jenis. Berikut ini adalah uraian selengkapnya dari ke empat jenis tersebut.

  1. Firma Dagang (Trading Partnership)

Jenis firma dagang ini didirikan dan bergerak dalam industri perdagangan. Dimana kegiatanya hanya fokus pada membeli dan menjual barang dagangan. Contohnya yaitu Vans, Nike, Diadora dan Crocs.

  1. Firma Non Dagang / Jasa

Jenis perusahaan firma non dagang / jasa ini bergerak dalam industri jasa. Dimana kegiatannya hanya fokus dalam penjualan produk jasa yang berdasarkan keahlian. Contoh dari firma jasa di Indonesia ialah Firma Hukum, Firma Akutansi, Konsultan Manajemen dan lainnya.

  1. Firma Umum (General Partnership)

Firma umum atau general partenership merupakan jenis firma dimana semua anggota atau sekutu yang berada didalamnya mempunyai kekuasaan yang tidak terbatas. Semua anggota memiliki tanggung jawab terhadap jalannya operasional perusahaan. Dan juga segala bentuk kewajiban hutang ataupun piutang juga termasuk didalamnya.

  1. Firma Terbatas (Limited Partnership)

Berbeda dengan firma umum, firma terbatas ini mempunyai definisi dimana semua anggota atau sekutu yang berada didalamnya tidak leluasa dan tidak mempunyai kekuasaan yang bebas terhadap perusahaan. Tanggung jawab dan kewajiban dari setiap anggota akan dibatasi. Contoh dari firma terbatas adalah Firma Panghudi Luhur, Firma Sumber Rezeki, Firma Multi Marketing, dan Firma Indo Eternity.

Contoh Perusahaan Firma di Indonesia

Perusahaan firma sekarang ini memang sudah banyak yang bermunculan di Indonesia, mereka selalu memberikan konstribusi yang baik untuk perekonomian negara. Firma sendiri terdiri dari beberapa anggota yang bergabung dalam sebuah kelompok dan menjalin kerja sama demi mensukseskan aktivitas perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *