Contoh Puisi Tentang Ibu

Contoh Puisi Tentang Ibu – Mungkin kebanyakan anda masih belum tahu apa pengertian dari puisi. Pada saat duduk di bangku sekolah mulai dari SD, SMP, SMA dan bahkan di bagku kuliah pun kita sering belajar tentang puisi.

Puisi menjadi suatu materi yang tidak boleh di tinggalkan dalam sekolah. Hal ini dikarenakan puisi akan mengjarkan jiwa seni. Puisi juga mengajarkan keindahan yang sangat bermakna. Lantas, apakah pengertian dari puisi?

Pengertian Puisi

Puisi merupakan sebuah bentuk karya sastra yang terikat oleh irama, rima dan penyusun bait dan baris yang bahasanya terlihat indah dan bermakna (dikutip dari wikipedia). Berdasarkan tersebut mendiskripsikan bahwa puisi adalah sebuah karya sastra.

Sedangkan karya sastra sendiri merupakan sebuah karya tulis yang disusun untuk menyampaikan suatu pesan yang disajikan dengan estetetika keindahan. Sehingga puisi adalah sebuah tulisan yang mempunyai nilai keindahan yang memperhatikan irama, rima dan penyusun bait dan barisnya indah.

Irama ialah rangkaian gerak yang teratur dimana irama akan selalu mengikuti jalan melodi yang menjadi unsur dasar musik dan tari (dikutip dari Irama). Terkait dengan puisi maka irama dalam puisi merupakan rangkaian kata yang teratur. Pada puisi, rangkaian yang disusun oleh penulis mempunyai keteraturan sehingga indah untuk di baca.

Rima merupakan pengulangan bunyi yang berselang, baik itu dalam larik sajak ataupun pada akhir sajak. Melalui irama inilah, keindahan dari sebuah puisi akan tercipta. Berdasarkan penjelasan tersebut maka rima bisa dianggap sebagai bagian yang paling penting dalam menciptakan keindahan dalam puisi. Pengulangan bunyi yang baik dan menarik tentunya akan membuat pendengar merasakan kesejukan dalam setiap ujaran bunyi pada puisi yang telah diucapkan.

Berdasarkan penjelasan diatas maka bisa diambil kesimpulan bahwa puisi merupakan sebuah tulisan yang ditulis untuk menyampaikan sebuah pesan dan ditulis dengan memperhatikan irama, rima yang bisa memunculkan keindahan.

Macam – Macam Puisi

Puisi merupakan sebuah karya sastra, sebuah karya yang akan menonjolkan keindahan. Puisi tidak hanya memiliki satu macam saja, tetapi memiliki banyak macam. Lalu, apakah jenis-jenis dari puisi tersebut?

Pertama yang perlu anda ketahui bahwa puisi dapat dibedakan berdasarkan waktunya. Waktu yang dimaksud disini adalah waktu kemunculannya. Ada sebuah jenis puisi yang disebut dengan puisi lama. Puisi lama sudah ada terlebih dahulu di bandingkan jenis puisi selanjutnya yakni puisi modern atauu puisi baru.

Perbedaan puisi lama dan puisi modern

Puisi lama masih terikat dengan jumlah baris, maupun rima (sajak). Puisi lama ialah pantun dan syair. Sedangkan puisi modern tidak terikat pada bait, jumlah baris, atau sajak dalam penulisannya. Sehingga puisi modern disebut dengan puisi bebas.

Nah untuk lebih jelasnya, maka perbedaan selengkapnya dari kedua puisi tersebut adalah sebagai berikut :

Puisi Lama

  • Jumlah baris dalam satu bait ditentukan
  • Jumlah suku katanya telah ditentukan
  • Bunyi akhir pada suatu baris telah ditentukan
  • Beredar melalui mulut ke mulut secara lisan
  • Menjadi bagian dari pementasan drama tradisional
  • Menjadi bagian sebagi tradisi lisan masyarakat
  • Menjadi bagian dari kegiatan sebuah daerah
  • Nama penulis dari puisi tidak banyak diketahui

Puisi Baru

  • Jumlah baris tidak akan ditentukan
  • Jumlah bait tidak ditentukan
  • Jumlah suku kata dalam sebuah baris tidak ditentukan
  • Rima yang digunakan sesuai dengan keinginanan penulis atau penyair
  • Beredar dalam buku
  • Nama penulis dari puisi sudah jelas

Selanjutnya adalah tema puisi

Puisi mempunyai tema yang bermacam-macam. Tema puisi merupakan suatu ide pokok atau gagasan pokok yang ada dalam puisi tersebut. Tema puisi akan menjadi gagasan utama yang harus ditentukan oleh seorang penyair atau penulis. Penyair akan mencari permasalahan yang akan dijadikan sebagai gagasan pokok dalam penulisan puisi sebelum memulai untuk membuat puisinya.

Salah satu tema dari puisi yang paling populer adalah puisi yang bertemakan ibu. Tidak hanya itu, ada pula puisi bertemakan hal-hal lain seperti :

  • Puisi Politik
  • Puisi Persahabatan
  • Puisi Keindahan Alam
  • Puisi Pahlawan
  • Dan masih banyak tema yang lainnya.

Namun kali ini kami hanya akan membagikan contoh contoh puisi ibu. Puisi ini telah kami kumpulkan dari berbagai sumber seperti IG, Google Searching dan lain sebagainya.

  1. Puisi pendek tentang ibu

Judul : Rindu Berkata

Rindu kini tabu

Kau telah menemukan dunia barumu

Rumahmu kini bukan akan

Kembalilah kapan pun engkau mau

Judul : Engkau yang sangat ku rindu

Ya Tuhan……..

Ibu, Engkau selalu memiliki cara untuk membuatku rindu………

Judul : Lulus Kuliah

Selamat kepada ibu, anakmu kini telah lulus

Kini aku mempunyai ibu yang luar biasa

  1. Puisi ibu tersayang

Judul : Untukmu Wanita Tersabarku

Rindu sosok seorang ibu

Membelai halus wajahku

Mendekap hangat tubuhku

Siang dan malam selalu kau serahkan padaku

Supaya kaki mungilku dapat berdiri tegak di atas bumi ini

Untaian kata indah yang tak banyak terucap dari bibirku

Hanya seuntaian doa, yang dapat kutuangkan pada Tuhan, untukmu.

Judul : Kasih sayang ibu sepanjang masa

Kasih sayangnya besar tak terkira

Sarat hikmah kata-katanya

Penuh makna setiap nasihatnya

Tentang jarak yang terpisah dengan sang buah hati

Dia tak lantas menunjukkan tangis dan air mata

Padahal tak terbayang betapa pedihnya

Saat berpisah dengan buah hatinya

Ia tak pernah berhenti untuk memanjatkan doa

Walau kita terkadang lupa akannya

Dia tak pernah bersumpah bala

Walaupun tutup dan sikap menyakitinya

Bagaikan anak panah doanya

Mudah untuk terijabah

Dia bagiakan bidadari sederhana

Yang tak butuh kita beri pujian untuk memberikan yang sempurna.

Gambar (ext)

  1. Puisi ibu sedih

Judul : Sakitku Tak Seberapa

Jika aku jatuh, ibu

Aku tak akan pernah menangis

Aku masih mampu menahan rasa sakitku

Jika ibu jatuh, ibu

Sekuat apapun aku akan mencoba tegar

Aku tidak mampu menahan rasa sakitku

Aku sangat sedih merasakannya,

Ibu sehat selalu

  1. Puisi terima kasih ibu

Judul : Saat pertama

Ketika aku membuka mata untuk pertama kalinya

Aku kira aku sedang berada di surga bersama dengan bidadari

Ketika aku berbicara untuk pertama kalinya

Aku kira aku sedang bercengkrama  bersama dengan sebuah keajaiban

Ketika aku mulai untuk berjalan

Aku tahu bahwa semua itu salah

Ketika aku mulai berfikir

Aku tau bahwa semua itu adalah kamu

Ibu ku tercinta. Terimakasih ibu ku

  1. Puisi pengorbanan seorang ibu

Judul : Ibuku Petani

Saat petang, ia harus segera kembali dari perantuan ilalang yang mengemban.

Peluh keringat tak coba dirasa,

Kaca mata tersangkul pada  kedua ujung telinga kini kian mendekat.

Menatap dengan riang gerak mungil si kecil yang sudah semakin mendewasa,

Kacamata itu, akan menceritakan seorang wanita tua yang mengadukan nasibnya pada sepetak ladang diujung lereng gunung.

Saat malam mulai mematang dan cangkul sudah tak lagi dibenamkan, dengan penuh kelembutan ia tetap melantukan secarik cerita masa silam Tentang perjuangan dan doa.

Kacamata itu,

Tetap menjadi pendongeng lihai untuk mengantarkan mimpi.

     6. Puisi ibu dan ayah

Judul : AYAH
Oleh Ratih Anjelia Ningrum

Disetiap tetes keringatmu
Di derai lelah nafas mu
Si penuhi kasih sayang yang luar biasa
Demi aku kau rela si sengat matahari
Hujan pun tak dapat membatasi mu
untuk aku anakmu…
Si setiap doamu kau haturkan segenap harapan

Ayah…
kan ku jaga setiap nasehatmu
Di setiapnafas ku
Di relung hati akan ku hangatkan nmamu
Akan ku kobarkan semua impianmu
Hanya untuk menikmati senyumu
Di ufuk senjamu
Ayah

Contoh Puisi Dengan Tema Lainnya

Judul Puisi : Saling

Kenapa hanya satu
Padahal ada sepuluh
Kenapa hanya putih yang dibilang bersih
Padahal semua warna tidak kotor
Kenapa memaksa suka hal yang sama
Padahal bila beraneka bisa saling cerita
Kenapa harus dibenci-bencikan
Padahal bahagia itu menyenangkan

Berdampingan dengan damai, berkehidupan tanpa menyimpang
Senyuman akan selalu mengur

Leave a Comment