RPP Kelas 2 SD KTSP 2006 Semester 1 Dan 2

Posted on

Contoh RPP Kelas 2 SD – Memasuki tahun pelajaran atau semester baru, para guru diharuskan untuk menyusun perangkat pembelajaran dan salah satunya adalah RPP. Jika Anda bertanya tentang RPP, maka jawabannya sudah pasti sesuai dengan Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 mengenai standar proses, RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran.



Dalam Permendikbud ini telah dijelaskan bahwa RPP adalah suatu rencana kegiatan pembelajaran tatap muka yang dilakukan secara langsung dalam satu pertemuan atau bahkan lebih. RPP atau Rencana Pelaksanaan Pembelajaran ini merupakan perkembangan dari silabus yang selanjutnya diarahkan pada kegiatan pembelajaran siswa dengan tujuan untuk mencapai kompetensi dasar (KD).

Nah, untuk membantu Bapak/Ibu guru pada kesempatan kali ini kami akan memberikan contoh RPP kelas 2 SD KTSP 2006. Namun sebelum itu simak terlebih dahulu penjelasan mengenai RPP Kelas 2  SD KTSP 2006 berikut ini.

Baca juga: Download Bank Soal SD Kelas 2 Kurikulum 2013

RPP Kelas 2 SD KTSP 2006

Seperti yang sudah kami jelaskan sebelumnya bahwa RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) merupakan operasional kegiatan pembelajaran dalam setiap atau beberapa kompetensi dasar (KD) yang dilakukan dengan tatap muka di kelas.

Seiring dengan berjalannya waktu dan menyesuaikan peraturan perintah tentang pengembalian standar pembelajaran, Kurikulum KTSP (2006) sudah kembali digunakan dan menjadi pedoman standar pembelajaran bagi peserta didik yang ada di sekolah di Indonesia.



Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) adalah kurikulum operasional yang dibuat dan dilaksanakan oleh seluruh satuan pendidikan dengan berpedoman pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Kelulusan (SKL) untuk pendidikan dasar, dan menengah seperti yang sudah diterbitkan melalui Peraturan Menteri Pendidikan Nasional.

Dengan diberlakukannya KTSP, sebagaimana yang sudah ditetapkan dalam peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 24 tahun 20006 mengenai Pelaksanaan SI dan SKL, ditetapkan secara langsung oleh kepala sekolah setelah memperhatikan berbagai pertimbangan dari komite sekolah. Atau dapat dikatakan bahwa pemberlakukan KTSP sepenuhnya akan diserahkan langsung kepada sekolah, dalam hal ini berarti tidak ada internvensi dari Dinas Pendidikan atau Departemen Pendidikan Nasional.

Penyusunan  KTPS pada umumnya dilaksanakan oleh guru dan karyawan. Namun selain itu juga melibatkan komite sekolah, dan bahkan juga beberapa ahli yang berasal dari perguruan tinggi setempat. Jika KTPS disusun dengan melibatkan komite sekolah maka KTSP akan memberikan hasil yang sesuai dengan aspirasi masyarakat, situasi, kondisi lingkungan, dan juga kebutuhan masyarakat.

Penting untuk diketahui bahwa dalam kurikulum KTSP 2006, untuk kelas 2 sekolah dasar menerapkan pembelajaran tematik. Sementara itu, dalam Kurikulum 2013  pembelajaran Tematik Terpadu umumnya diterapkan di seluruh  kelas.

Leave a Reply

Your email address will not be published.