Penulisan Daftar Pustaka Skripsi

Posted on

Penulisan Daftar Pustaka Skripsi – Daftar pustaka berasal dari dua kata, yakni kata Daftar dan Pustaka. Daftar memiliki arti catatan dan pustaka berarti sebagai kitab atau buku. Dari dua kata tersebut maka pengertian daftar pustaka adalah catatan dari buku atau kitab.



Daftar pustaka merupakan sebuah catatan yang umumnya ditulis di bagian karya ilmiah yang mencantumkan nama pengarang, tahun terbit, judul buku, kota diterbitkannya buku tersebut dan nama penerbit (dari buku yang menjadi rujukan).

Daftar pustaka disusun oleh seseorang yang menulis karya tulis tulis ilmiah. Biasa digunakan untuk menyebutkan buku-buku yang menjadi referensi atau rujukan penulis karya ilmiah. Jadi dalam mengutip teori, pernyataan, pengertian, data, grafik dan lainnya yang bersumber dari sebuah buku, koran, majalah, makalah, atau bahkan internet maka anda diharuskan untuk menuliskannya dalam daftar pustaka. Walaupun hanya ada satu kalimat saja yang kita rujuk atau bahkan satu pragraf, kita harus tetap menuliskannya dalam daftar pustaka.

Dalam menyusun daftar pustaka tentu kita akan menuliskannya pada halaman tersendiri di bagian akhir karya ilmiah yang kita buat. Pada halaman terakhir ini kita akan menuliskan judul Daftar Pustaka yang kemudian dibawahnya ditulis daftar pustaka dari sumber-sumber yang telah digunakan. Perhatikan contoh di bawah ini.

Baca juga : Cara Membuat Latar Belakang

Seperti berikut ini.

Contoh Daftar Pustaka Buku

Cara Menulis Daftar Pustaka Skripsi

Perhatikan Hal-Hal Penting Berikut Ini



Dalam menyusun sebuah daftar pustaka biasanya terdapat format aturan baku. Akan tetapi, aturan-aturan tersebut tidak mengikat. Adapun beberapa aturan yang terdapat dalam penulisan daftar pustaka adalah sebagai berikut :

  1. Daftar pustaka dibuat berdasarkan abjad, jadi harus diurutkan mulai dari abjad A sampai Z.
  2. Dalam membuat daftar pustaka, tidak perlu untuk menambahkan nomor urut 1, 2, atau 3 dan huruf. Langsung saja tuliskan daftar pustaka masing-masing buku.
  3. Jarak untuk penulisan antara daftar pustaka satu buku dengan buku yang lainnya yaitu menggunakan “ENTER”
  4. Judul pada daftar pustaka harus dibuat italic atau miring

Urutan Penulisan Daftar Pustaka

Dalam penulis daftar pustaka, maka kita harus menuliskan komponen daftar pustaka secara urutan. Untuk urutan penulisan daftar pustaka pada umumnya terdiri dari 5 komponen, namun bisa juga lebih. Pada intinya terdiri dari :

  1. Nama Pengarang
  2. Tahun Terbit
  3. Judul Penelitian
  4. Kota Penerbitan Buku
  5. Nama Penerbit

Aturan Penulisan Daftar Pustaka

Saat akan menulis daftar pustaka, maka kita harus tahu bagaimana menulis nama pengarang, bagaimana cara menulis nama pengarang jika ada dua atau bahkan lebih, bagaimana jika nama pengarangnya mempunyai gelar, dan sebagainya. Maka dari itu penulisan daftar pustaka harus memperhatikan beberapa hal, yaitu:

1.Cara menuliskan nama pengarang buku

  • Pertama tuliskan nama belakang penulis dulu, kemudian diikuti oleh nama depan atau bisa juga menulis inisial nama depan, dan jika namanya terdiri dari 3 kata. Maka dituliskan nama belakang, kemudian diikuti dengan inisial nama depan dan inisial nama tengah.
  • Jika ada dua nama penulis, maka pisahkan kedua nama penulis tersebut menggunakan tanda “&” (dan).
  • Jika ada lebih dari dua nama penulis, maka tuliskan nama pengarang awalnya saja, kemudian dilanjutkan dengan menulis “dkk”.
  • Atau bahkan jika ada lebih dari dua nama penulis, maka kita juga bisa memisahkan nama-nama penulis tersebut menggunakan tanda koma, kecuali dua nama belakang pisahkan menggunakan tanda “&”

Contoh :



  • Hidayat, Taufik.
  • Hidayat, T & Fauzi, A.
  • Hidayat, T, dkk.
  • Hidayat, T, Fauzi, A, & Yariz, C.

2. Cara Menuliskan Tahun Terbit

  • Tahun terbit baru akan ditulis setelah nama penulis buku (setelah tanda titik)
  • Tahun terbit akan ditulis dalam bentuk bilangan angka (diakhiri dengan tanda titik)
  • Ada pula pedoman yang menyampaikan bahwa tahun dapat ditulis dalam tanda kurung

Contoh :

  • Hidayat, Taufik. 2017.
  • Hidyata, Taufik. (2017).

3. Cara Menulis Judul Buku

  • Judul harus ditulis miring
  • Hanya huruf pertama dari setiap kata yang ditulis dalam bentuk huruf kapital atau besar, terkecuali kata sambung
  • Apabila pada judul terdapat sub judul, maka harus dipisahan menggunakan tanda titik dua “:”

Contoh :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *