4 Kompetensi Guru Dan Penjelasan

4 Kompetensi Guru Dan Penjelasan – Apabila anda seorang pendidik, maka anda harus mengetahui apa saja standar kompetensi guru yang harus dikuasai. Perlu anda ketahui bahwa ada 4 kompetensi guru yang wajib dimiliki oleh guru atau dosen yang mengajar di Indonesia. Seorang guru harus mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dengan baik sesuai dengan ketetapan yang diberlakukan oleh pemerintah.

Ketetapan tersebut telah tercantum di dalam perundang-undangan. Dimana seorang guru harus bersikap profesional dan memiliki 4 kompetensi dasar dalam memberikan pendidikan pada generasi bangsa. Terlebih lagi seperti yang diketahui bahwa hampir setengah guru di tanah air sudah mempunyai sertifikasi sertifikasi. Hal ini berarti para guru diharuskan untuk menunjukkan kualitas dan profesionalisme kinerjanya dengan baik dan maksimal.

Seorang guru yang sudah bersertifikasi berarti sudah diakui sebagai guru yang berkualitas. Dan tentunya kompetensi yang diperoleh dari proses sertifikasi tersebut harus diterapkan pada kesehariannya selama menjalankan tugas sebagai guru. Kompetensi sendiri adalah seperangkat keteramplan, pengetahuan, dan perilaku yang harus dimiliki, dikuasai dan dihayati oleh para guru dalam melaksanakan tugas keprofesional. Kompetensi guru mengenai kewenangannya dalam melaksanakan tugas menggunakan bahan pembelajaran sebagai alat dalam memberikan pendidikan.

Baca juga : Format Agenda Harian Guru

Pada dasarnya, kompetensi adalah hasil dari kombinasi antara semua kemampuan, perilaku dan pengetahuan yang wajib dimiliki oleh seorang guru supaya bisa dihayati dan dikuasai untuk memberikan pembelajaran kepada siswanya. Apabila anda masih belum tahu, kompetensi yang harus dimiliki oleh para guru adalah kepribadian, pedagogik, sosial, dan profesional.

Supaya bisa menghasilkan peserta didik yang berkualitas, maka seorang guru harus mampu menguasai 4 kompetensi tersebut. Nah untuk lebih jelasnya, berikut ini kami akan mengulas tentang 4 kompetensi guru yang tidak boleh sampai terlewatkan.

4 Kompetensi Guru

  1. Kompetensi Kepribadian

Kompetensi guru yang pertama adalah kompetensi kepribadian. Kompetensi kepribadian ini masuk dalam kategori kemampuan personal yang harus dapat menunjukkan kepribadian pengajar. Dimana kepribadian ini harus dijadikan sebagai teladan dan panutan siswa supaya memiliki kepribadian yang baik serta berakhlak mulia.

Ada beberapa aspek yang masuk dalam kompetensi kepribadian, yaitu stabil, dewasa, berwibawa, bijaksana, dan arif dalam mengatasi permasalahan, matap dalam mengambil sebuah keputusan, mandiri, berakhlak mulia, bisa mengevaluasi kinerja sendiri, mampu mengembangkan diri dengan baik secara berkelanjutan, serta bisa menjadi teladan bagi peserta didik, lingkungan dan masyarakat sekitarnya Beberapa hal yang termasuk dalam kriteria akhlak mulia adalah jujur, taqwa, ikhlas, iman, suka menolong, dan lain sebagainya.

Sebagai salah satu 4 kompetensi guru, aspek kepribadian sendiri memang menjadi hal yang paling penting. Sebab, kepribadian guru yang abaik akan menjadi teladan bagi anak didiknya sehingga pelajar dengan watak dan sikap yang berpendidikan akan terbentuk dengan sendirinya.

  1. Kompetensi Pedagogik

Kompetensi pedagogik adalah kemampuan guru dalam mengelola dan menjalankan program pembelajaran kepada peserta didik. Kompetensi pedagogik ini bisa dibilang sangat khas karena akan menjadi pembeda antara seorang guru dengan tenaga atau profesi yang lainnya.

Kompetensi pedagogik pada intinya meliputi pemahaman guru yang terkait dengan pelaksanaan pembelajaran, perancangan, dan evaluasi hasil belajar peserta didik. Disamping itu, para guru harus dapat mengembangkan potensi peserta didik dalam mengaktualisasikannya dalam beberapa kesempatan. Guru harus mampu memahami peserta didik.

Caranya yaitu dengan meningkatkan perkembangan kognitif pelajar dan memahami kepribadian peserta didik supaya bahan materi yang telah diberikan dapat dikembangkan oleh pelajar dengan baik dan maksimal.

Dalam kompetensi pedagogik, guru juga harus mampu menguasai prinsip-prinsip dalam pembelajaran dan teori belajar dengan baik. Hal ini bertujuan supaya peserta didik dapat memahaminya dengan optimal.

Dalam aspek pedagogik, seorang guru harus mampu berkomunikasi dengan peserta didikan sekaligus memberikan evaluasi dan penilaian terhadap pembelajaran yang telah diberikan. Potensi peserta didik yang perlu dikembangkan bisa meliputi potensi akademik dan non akademik.

  1. Kompetensi Profesional

Kompetensi yang termasuk dalam 4 kompetensi guru berikutnya adalah kompetensi profesional. Kompetensi profesional merupakan penguasaan bahan materi pembelajara yang akan diberikan kepada peserta didik secara mendalam dan luas. Ini juga meliputi penguasaan materi dalam kurikulum setiap mapel sekolah dan subtansi yang menaunginya.

Dalam hal ini, seorang guru harus mampu menguasai metode dan struktur keilmuannya dengan baik. Kompetensi profesional dapat dilihat dari kualitas dan kemampuan guru untuk selalu mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan yang selalu dinamis. Kompetensi profesional seorang guru harus selalu dikembangkan dengan tindakan yang reflektif dan penguasaan materi yang maksimal.

Kompetensi profesional pada dasarnya meliputi hubungan antara konsep pembelajaran, struktur, teknologi, seni dan metode keilmuan yang koheren dengan bahan materi yang telah diajarkan.  Metode tersebut juga haru sesuai dengan kurikulum sekolah.

Keprofesionalan seorang guru harus bisa dilihat dari penerapan konsep-konsep ilmu pengetahuan mengenai keilmuan yang pada kehidupan sehari-harinya. Selain itu, kompetensi profesional juga harus meliputi konteks global dengan selalu meletarikan budaya dan nilai nasional.

  1. Kompetensi Sosial

Kompetensi guru yang selanjutnya adalah kompetensi sosial. Kompentensi sosial merupakan kemampuan guru dalam bergaul dan berkomunikasi dengan baik dan efektif kepada peserta didik, tenaga kependidikan,, sesama pendidik, dan masyarakat sekitar yang termasuk orang tua atau wali dari peserta didik. Kompetensi sosial ini bisa dilihat dari kemampuan  guru dalam bekerja sama dan bermasyarakat dengan peserta didik dan semua orang yang memiliki peran dalam lingkungan pendidikan.

Ada beberapa kompensi sosial yang harus dimiliki oleh seorang guru. Salah satunya yaitu dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi dengan baik dan fungsional. Seorang guru juga harus mampu berkomunikasi dengan baik secara tulisan ataupun lisan kepada peserta didik.

Tidak hanya di lingkungan belajar saja, guru juga harus bisa bergaul secara sopan dan santu kepada masyarakat. Ini sangatlah penting supaya guru bisa membangun penilaian dan pandangan yang baik di tengah-tengah kehidupan masyarakat. Dalam menjalankan aktivitas, para guru diharuskan untuk bertindak berdasarkan norma agama, sosial, hukum dan kebudayaan nasional.

Dengan demikian, para guru dapat menunjukkan pribadi yang teladan dan dewasa. Apabila anda mempunyai kompetensi sosial secara sempurna maka anda akan merasa sangat bangga karena sudah berhasil menjadi seorang guru yang berkompetensi. Terlebih lagi, jika para guru bisa menjadi tauladan yang baik bagi anak didiknya. Tentu saja mendidik anak bangsa akan menjadi suatu pekerjaan yang paling menyenangkan bagi para guru.

Baca juga : Absen Guru Online

Perlu anda pahami bahwa kompetensi yang telah diulas di atas pada intinya bersifat integratif dan holistik dalam kinerja yang ditunjukkan oleh setiap guru.

Oleh karena itu, semua guru diwajibkan untuk memiliki kompetensi seperti di atas supaya bisa melahirkan generasi bangsa yang berpendidikan dan memiliki akhlak yang mulia. Terlebih lagi untuk anda yang sudah bersertifikasi, tentu saja keempat kompetensi di atas harua anda miliki dan kuasai dengan baik.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan tentang 4 kompetensi guru. Semoga informasi yang kami sampaikan ini bermanfaat bagi kita semua terutama bagi anda yang sedang membutuhkannya. Terima kasih atas perhatianya.

Leave a Comment