Fungsi Manajemen Menurut Para Ahli


4 Fungsi ManajemenManajemen adalah suatu proses dimana kita memulai untuk mengkoordinasi sesuatu. Faktor yang paling penting dalam manajeman adalah bagaimana kita bisa mencapai suatu tujuan, bagaimana kita menyimbangkan tujuan-tujuan yang mungkin bertentangan dengan manajemen juga, bagaiman kita dapat membuat pekerjaan menjadi lebih efektif dan pastinya efisien.

Manajemen sendiri menyangkut 4 hal yang tidak akan lepas antara satu sama lain. Anda pastinya sudah sering mendengar istilah POAC (Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling), atau dalam bahasa Indonesia adalah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Hal inilah fungsi secara umum yang dinamakan sebagai fungsi  manajemen.

Fungsi manajemen bukan berarti fungsi kegunaan dari manajemen, tetapi sebagai acuan atau tugas yang diemban  oleh para anggota organisasi.

fungsi manajemen

Tugas yang diemban kemudian akan diberikan sesuai dengan keahlian dan porsi masing-masing. Setiap anggota memiliki peran penting dalam manajemen.

Memang bukan hal yang mudah, tetapi ketika diantara mereka ada yang berhalangan untuk hadir maka anggota yang sudah mempunyai porsi dan kedudukan yang sudah diberikan dapat menggantikan fungsi dari mereka yang berhalangan hadir.

Baca juga: Pengertian Manajemen Menurut Para Ahli

Fungsi Manajemen

Fungsi manajemen menurut beberapa ahli sebenarnya ada yang mempunyai kesamaan, namun ada perbedaan istilah di dalamnya, yakni sebagai berikut :

  1. Henry Fayol

Menurut Henry Fayol, dalam bukunya yang memiliki judul General and Industrial Manajemen telah dijelaskan bahwa 5 fungsi manajemen adalah planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), commanding (pemberian perintah), and controlling (pengendalian).

Maksud commanding disini adalah pemberian perintah yang dimana biasanya pemberian perintah akan diberikan oleh ketua selaku pimpinan tertingi. Commanding disini sama halnya dengan actuating.

  1. G.R Terry

Menurut G.R Terry, dalam bukunya yang berjudul Principle of manajement telah dijelaskan bahwa 5 fungsi manajemen adalah planning, organizing, actuating, dan controlling atau dalam bahasa Indonesia adalah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Fungsi manajemen yang telah dijelaskan oleh G.R Terry ini mempunyai kesamaan dengan fungsii manajemen secara umum.

  1. Winasdi dan James Stoner

Menurut Winasdi dan James Stoner, fungsi manajemen yaitu menyangkut perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan, dan pengendalian (planning, organizing, leading, dan controlling). Fungsi ini tentunya sangat berbeda pada Actuating. Actuating digantikan sebagai leading atau memimpin.

Hal ini sama dengan Actuating yaitu pelaksanaan. Leading adalah memimpin, karena seorang pemimpin memiliki tugas untuk menggerakkan dan mengarahkan tenaga kerjanya supaya bisa mencapai tujuan yang diinginkan.

manajemen

  1. Ernest Dale

Menurut Ernest Dale, fungsi manajemen yaitu menyangkut Planning (perencanaan), Organising (pengorganisasian),  staffing (penyusunan kerja), directing (pengarahan), inovasion (inovasi), reporting (penyajian laporan), dan controlling (pengarahan).

Sebenarnya sama seperti yang dijelaskan sebelumnya, disini staffing (penyusunan kerja) adalah semua tenaga kerja yang telah dibagi menjadi beberapa bagian yang sudah sesuai dengan porsinya dalam ketenagaan kerja dan ini sama pengertiannya seperti organizing (pengorganisasian).

Directing (pengarahan) yakni dimana pengarahan dilakukan dalam sebuah pelaksanaan yang mengarahkan adalah seorang pimpinan,

Innovating (inovasi) dalam pelaksanaanya muncullah inovasi baru untuk memberikan tambahan supaya tujuan bisa cepat terselesaikan dan terwujud

Reporting (penyajian laporan), penyajian laporan disini memiliki fungsi untuk melaporkan apa saja yang sudah dilaksanakan, guna mengambil keputusan dan kebijakan serta kendala apa saja yang dihadapi yang akan berguna dalam pengendalian nantinya, dst.

  1. Koonts dan O’Donnel

Menurut Koonts dan O’Donnel, dalam bukunya yang memiliki judul Principle Of Management telah dijelaskan bahwa 5 fungsi manajemen yaitu sama seperti  yang dijelaskan oleh Ernest dale yakni tanpa innovation dan reporting.

Fungsi manajemen yaitu  menyangkut planning (perencanaan), organising (pengorganisasian),  staffing (penyusunan kerja), directing (pengarahan), dan controlling (pengarahan).

  1. Oey Liang Lee

Menurut Oey Liang Lee, fungsi manajemen yaitu menyangkut POAC  (planning, organizing, directing, dan controlling). Actuating digantikan dengan directing (pengarahan).

  1. Wiliam Newman

Menurut Wiliam Newman, fungsi manajemen adalah yang menyangkut Planning (perencanaan), organizing (pengorganisasian), assembling Resource (pengumpulan sumber), survesing ( pengendalian ) , dan controlling (pengendalian).

  1. Louis A Allen

Menurut Lous A Allaen,  fungsi manajemen adalah menyangkut planning, staffing, leading, dan controlling.

  1. S. P Siagian

Menurut S. P Siagian, dalam bukunya yang berjudul filsafat administrasi telah dijelaskan bahwa 5 fungsi manajemen adalah perencanaan (planning), pengorganisasain (organizing), pemberian motivasi (motivating), pengendalian (controlling) dan terakhir adalah pemberian evaluasi ( evaluating ).

  1. Richard L Daft

Menurut Richard L Daft, manajemen merupakan suatu proses pencapaian semua tujuan organisasi dengan cara yang lebih efisien dan efektif yaitu melalui perencanaan, pengorganisasian, kepemimpinan dan pengendalian sumber daya organisasi.

Pada intinya fungsi manajemen adalah perencanaan, pengorganisasian, leading dan controlling.

  1. Odway Tead

Menurut Odway Tead, manajamen adalah suatu proses dan kegiatan pelaksaan usaha memimpin dan menunjukkan arah penyelenggara tugas suatu organisasi dalam upaya untuk mencapai tujuan yang sudah ditetapkan secara bersama.

Odwey Tead menjelaskan bahwa fungsi manajemen terletak pada leading dan pengarahan.

  1. The Liang Gie

Menurut The Liang Gie, manajamen adalah suatu unsur yang menjadi serangkaian kegiatan untuk menggerakkan seluruh karyawan dan mengarahkan segenap fasilitas kerja supaya tujuan organisasi yang bersangkutan bisa terwujud.

The Liang Gide minitikberatkan fungsi manajemen pada balancing yaitu keseimbangan antara pergerakan bawahan penggunaan serta pengolahan fasilitas yang  tersedia.

  1. T Hani Handoko

Menurut T Hani Handoko, manajemen adalah sebuah proses bekerja demi untuk menentukan, menginterpretasikan, dan mewujudkan sebuah tujuan organisasi dengan suatu pelaksanaan dari fungsi-fungsi perencanaan, pengorganisasian, penyusunan personalia, pengarah, kepemimpinan dan pengawasan.

T Hani Handoko ini mempunyai perbedaan dengan tokoh lain dalam menjelaskan fungsi manajemen, yaitu dalam manajemen harus terdapat fungsi personalia dan kepemimpinan.

  1. Marry Parket Follet

Menurut Marry Parket Follet, manajemen adalah suatu seni yang berguna untuk melakukan pekerjaan melalui orang lain.

Jadi, menurut Parker manajemen mempunyai fungsi utama untuk  dapat mempengaruhi dan memimpin orang lain supaya bisa bekerja  bersama-sama.

  1. Eiji Ogawa

Menurut Eiji Ogawa, manajemen adalah suatu proses yang terdiri atas perencanaan, pengimplementasian dan pengendalian kegiatan-kegiatan yang merupakan sistem pembuatan barang yang dijalankan oleh suatu organisasi serta sebelumnya sudah menetapkan tujuan yang mereka inginkan dan dapat disempurnakan sewaktu-waktu sesuai dengan perubahan keadaan yang ada.

Baca juga: Bidang Bidang Manajemen

fungsi utama manajemen

Fungsi Utama Manajemen

Dari keseluruhan pendapat sebenarnya berpacu (planning, organizing, actuating, dan controlling) atau dalam bahasa Indonesia adalah perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian. Fungsi manajemen yang paling utama adalah POAC ini dapat dijabarkan sebagai berikut :

  1. Planning (perencanaan)

Perencanaan atau planning meliputi hal-hal dalam pemilihan/penetaan tujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijakan, proyeksi, program, metode, sistem, anggran, dan standar yang diperlukan untuk dapat mencapai tujuan. Ada beberapa tahap yang harus dilalui dalam proses perencanaan yaitu sebagai berikut :

  1. Menetapkan Tujuan, perencanaan akan dimulai dengan pengambilan keputusan mengenai keinginan kebutuhan organisasi atau kelompok kerja.
  2. Merumuskan Keadaan Saat Ini, pemahaman mengenai posisi perusahaan, maka bisa diperkirakan untuk masa depan.
  3. Mengidentifikasi Kemudahan dan Hambatan, kemudahan, hambatan, kekuatan, dan pelemahan dari organisasi harus diindetifikasi untuk dapat mengukur kemampuan organisasi dalam mencapai suatu tujuan.
  4. Mengembangkan Rencana untuk Pencapaian Tujuan, tahap yang paling akhir dari proses perencanaan adalah pengembangan berbagai alternatif untuk dapat mencapai tujuan, penilaian alternatif, dan pengambilan keputusan dalam menentukan pilihan yang paling baik diantara berbagi alternatif yang ada.

– Manfaat planning / perencanaan

Perencanaan dalam sebuah organisasi adalah saat menentukan. Tanpa adanya perencanaan yang baik, maka operasi organisasi akan mengalami hambata. Perencanaan yang baik akan memberikan banyak manfaat. Adapun manfaat perencanaan adalah sebagai berikut :

  • Mengidentifikasi peluang di masa mendatang
  • Mengembangkan langkah-langkah yang lebih strategis
  • Sebagai pedoman dalam melaksanakan
  • Mengindenfikasi dan menghindari permasalah yang muncul di masa depan
  • Lebih mudah melakukan pengawasan

4 fungsi manajemen

  1. Organizing (pengorganisasian)

Pengorganisasian atau organizing adalah sebuah proses penyusunan struktur organisasi yang sesuai dengan tujuan, sumber daya organisasi, dan lingkungan tempat dimana organisasi berada. Pengroganisasian memiliki tujuan untuk membagi suatu kegiatan yang besar menjadi kegiatan-kegiatan yang lebih kecil.

Selain itu, akan lebih mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk dapat melaksanakan tugas-tugas yang sudah dibagi-bagi tersebut.

Ada tiga aspek dari fungsi manajemen tentang perngorganisasian yakni sebagai berikut :

  • Menetapkan struktur organisasi.
  • Mendelegasikan wewenang.
  • Menentapkan suatu hubungan.

Bentuk –Bentuk Organisasi

Adapun beberapa bentuk organisasi adalah sebagai berikut :

a. Organisasi Garis

Organisasi garis memiliki struktur organisasi yang dimana wewenang pimpinan  akan langsung ditujukan kepada bawahan. Bawahan memiliki tanggung jawab langsung kepada atasan. Contohnya adalah garis komando yang dilaksanakan oleh kesatuan militer.

Kebaikan Organisasi Garis

Ada beberapa kebaikan dari organisasi garis, yakni sebagai berikut :

  • Kesatuan komandao akan lebih terjamin berada pada satu tangan.
  • Proses pengambilan keputusan yang cukup cepat.
  • Jumlah karyawan yang tidak begitu banyak dengan rasa solidaritas tinggi.
  • Pembagian kerja jelas dan mudah untuk dilaksanakan.

Kelemahan Organisasi Garis

Sedangkan beberapa kelemahan dari organisasi garis adalah sebagai berikut :

  • Maju mundurunya organisasi hanya berada di tangan satu orang.
  • Kecenderungan pimpinan untuk bertindak otoriter.
  • Sistem kerja pada setiap individual bersifat individual.
  • Kesempatan kerja untuk dapat berkembang sangat terbatas.

b. Organisasi Garis dan Staf

Organisasi garis dan staf akan memberikan wewenang kepada pimpinana untuk memberikan komando pada bawahan. Pimpinan akan dibantu oleh staff dalam melaksanakan tugas. Bentuk organisasi seperti ini banyak dijumpai di berbagai instansi atau perusahaan.

Kebaikan Organisasi Garis dan Staf

Kebaikan dari organisasi garis dan staf adalah sebagai berikut :

  • Cocok untuk diterapkan dalam organisasi yang bersifat kompleks.
  • Memungkinkan adanya spesialisasi yang berpedoman pada prinsip the right man in the right place.
  • Keputusan yang akan diambila lebih rasional karena dipikirkan oleh beberapa orang.
  • Adanya pembagian tugas yang lebih tegas dan merata antara pimpinan, staf, dan bawahan.
  • Koordinasi bisa berjalan dengan baik karena setiap bidang sudah mempunyai tugas masing-masing.

Kelemahan Organisasi Garis dan Staf

Sedangkan beberapa kelemahan dari organisasi garis dan staff yaitu sebagai berikut :

  • Pelaksanaan tugas akan sangat membingungkan karena terjadinya perintah lebih dari satu orang
  • Karyawan cenderung kurang mengenal tanggung jawab
  • Jumlah tenaga yang dibutuhkan sangat banyak
  • Solidaritas para karyawan kurang

c. Organisasi Fungsional

Organisasi fungsional disusun berdasarkan sifat dan macam fungsi yang harus dilaksanakan. Adapun kebaikan dan kelemahan dari struktur organisasi fungsional adalah sebagai berikut…
Kebaikan Organisasi Fungsional – Kebaikan organisasi fungsional adalah sebagai berikut…

  • Kesimpangsiuran perintah dari atasan dapat dihindari karena ada pembagian tugas yang ada
  • Penggunaan tenaga ahli dalam berbagai bidang sesuai dengan fungsinya
  • Produktivitas relatif tinggi karena adanya spesialisasi pekerjaan
  • Mudah dalam melakukan organisasi.

Kelemahan Organisasi Fungsional – Sementara kelemahan adalah sebagai berikut…

  • Sulit mengadakan mutasi kerja tanpa terlebih dahulu mengadakan latihan
  • Koordinasi secara menyeluruh sulit dilakukan
  • Terjadi pengkotak-kotakan karyawan karena bidang tugas yang berlainan
  • Kesimpangsiuran tugas masih mungkin terjadi karena perintah bisa datang lebih dari satu orang
  1. Penyusunan Personalia (Staffing)

Fungsi penempatan atau staffing serupa dengan pengorganisasian, namun fungsi ini fokus pada sumber daya manusia. Fungsi penempatan pada manajemen berkaitan dengan penyusunan personalia pada suatu organisasi sejak dini dari merekrut tenaga kerja, pengembangannya sampai dengan usaha agar setiap petugas memberi daya guna maksimal kepada organisasi.

Fungsi staffing mencakup kegiatan berikut…

a. Perencanaan sumber daya manusia
b. Rekruitmen karyawan
c. Seleksi
d. Pengenalan dan orientasi
e. Penilaian dalam pelaksanaan kerja
f. Pemberian balas jasa dan penghargaan
g. Perencanaan dan pengembangan karier.

  1. Pengarahan (Leading/Directing)

Merupakan realisasi dari tahap satu sampai ketiga yaitu perencanaan, pengorganisasian dan penyusunan.

Fungsi manajemen yang satu ini adalah suatu tindakan yang mengupayakan agar setiap anggota atau kelompok bisnis dapat mencapai sasaran dan target sesuai prosedur manajerial yang telah direncanakan.

Seorang manajer akan melakukan pengarahan bila terjadi masalah atau saat apa yang dikerjakan tidak sesuai dengan yang direncanakan. Sehingga nantinya akan terbentuk upaya untuk menggerakkan dan mengarahkan tenaga kerja sehingga tenaga kerja nantinya akan terdorong utuk melakukan pekerjaan dengan baik.

Sebab tidak semua hal yang direncanakan dalam bisnis dapat diwujudkan secara nyata dalam tindakan, mengingat banyak hal yang tidak dapat diduga sebelumnya. Maka dari itu fungsi manajemen sebagai pengarahan supaya apa yang dilakukan sumber daya masih berada di jalur yang semestinya.

  1. Controlling (Pengwasan)

Semua tahapan dan fungsi manajemen yang dilakukan ini tidak akan efektif apabila tidak dilakukan pengendalian ataupun pengawasan.

Fungi pengawasan berhubungan dengan evaluasi secara menyeluruh terhadap kinerja sumber day perusahaan.

Manajer secara aktif akan melakukan pengawasan terhadap sumber daya yang sudah diorganisasi sebelumnya serta memastikan apa yang dikerjakan sesuai dengan yang direncanakan. Adanya kesalahan atau penyimpangan dalam menjalankan tugas bisa dikoreksi untuk menjadi pelajaran pada perencanaan tahap berikutnya.

Klasifikasi dari masing-masing sumber daya juga penting untuk menjadi bagian klasifikasi. Sehingga tidak menimbulkan dominasi dari manajer saja. Bisnis yang baik adalah bisnis yang anggotanya bisa bekerjasama secara tim dan berjalan secara simultan. Beberapa hal yang wajib terpenuhi untuk melakukan pengawasan adalah:

  • Jalur  (routing): manajer harus menetapkan jalur untuk memperkecil resiko kesalahan yang terjadi
  • Penetapan waktu (scheduling): manajer harus memiliki waktu rutin untuk melakukan pengawasan, misalnya saja satu bulan satu kali atau dua kali
  • Perintah pelaksanaan (dispatching): manajer memiliki sikap untuk mendorong dan memerintah agar setiap sumber daya menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan
  • Tindak lanjut (follow up): manajer melakukan evaluasi dan memberikan solusi dari segala yang permasalahan yang terjadi selama proses mencapai tujuan untuk meminimalisisr terjadinya kesalahan yang sama.

Itulah pembahasan mengenai fungsi manajemen menurut para ahli, yang kesemuanya merumuskan ada 4 fungsi yaitu POAC: Planning, Organizing, Actuating dan Controlling.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *