Juknis Penulisan Ijazah Tahun 2021 / 2022

Posted on

Juknis Penulisan Ijazah Tahun 2021 / 2022 – Sekarang ini pemerintah sudah menerbitkan regulasi mengenai petunjuk teknis penulisan blangko ijazah tahun 2022. Adapun junkis ini sudah tertulis dalam peraturan seketrasi jenderal atau sekjen kemendikbud no 23 tahun 2020 mengenai spesifikasi teknis, bentuk, dan tata cara dalam mengisi blangko ijazah pendidikan dasar dan pendidikan menengah tahun pelajaran 2021/2022.



Dalam peraturan ini mencakup konten yang ada pada blangko ijazah dan petunjuk teknis penulisan ijazah untuk jenjang pendidikan sekolah dasar dan menengah. Ujian Nasional tahun 2020 telah dihapus dikarenakan Covid 19 sehingga hal ini membuat nilai UN tidak akan lagi ditulis dalam blangko ijazah.

Semoga dengan adanya “Juknis Penulisan Ijazah Tahun 2022” ini bisa dijadikan sebagai petunjuk yang paling tepat bagi para penulis ijazah dalam setiap satuan pendidik. Berikut ini adalah tata cara dalam mengisi blangko Depan Ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMAL Tahun 2022 berdasarkan lampiran II Peraturan resmi yang ditetapkan pemerintah.

Baca juga: Juknis MPLS Terbaru 2022 SD SMP SMA

a. Umumnya ijazah SD, SDLB, SMP, SMPLB, SMA, dan SMALB akan diterbitkan secara langsung oleh Satuan Pendidikan terkait.

b. Ada 3 macam jenis ijazah yang digunakan, yakni ijazah untuk sekolah yang menerapkan kurikulum 2006, ijazah untuk sekolah yang menerapkan kurikulum 2013, dan juga ijazah untuk SPK yang menggunakan kode Blangko sebagai berikut ini:



c. Ijazah yang terdiri dari 2 muka yang dicetak dengan bolak-balik, yang dimana identitas dan redaksi berada di halaman muka, sedangkan ujian atau daftar nilai ujian berada di halaman belakang.

d. Ijazah Satuan Pendidik pada umumnya akan diisi oleh panitia penulisan ijazah yang telah dibentuk dan ditetapkan secara langsung oleh kepala sekolah.

e. Untuk pengisian ijazah umumnya ditulis dengan tulisan tangan menggunakan tulisan huruf yang benar, jelas, rapi, bersih, dan mudah untuk dibaca. Selain itu, dalam pengisian ijazah diharuskan untuk menggunakan tinta berwarna hitam yang tidak mudah luntur dan sulit dihapus.

f. Jika dalam pengisian ijazah terjadi kesalahan maka tidak boleh dicoret, ditimpa, ataupun dihapus. Namun harus segera diganti dengan Blangko Ijazah yang masih baru. Maka dari itu, usahakan untuk berhati-hati dalam penulisan.

g. Ijazah yang mengalami kesalahan ketika dalam pengisian maka harus disilang dengan menggunakan tinta warna hitam di kedua sudut yang berhalaman tepat di halaman muka dan belakang.

1). Apabila pengisian blangko ijazah sudah selesai dilakukan, ijazah yang mengalami kesalahan dalam penulisan harus segera dimusnahkan. Saat memusnahkan ijazah tersebut harus disertai berita acara pemusnahan.



Leave a Reply

Your email address will not be published.