Karakteristik Siswa SD Menurut Ahli

Posted on

Supariasa mengemukakan pendapat bahwa karakteristik anak sekolah berusia 6-12 tahun terbagi menjadi empat bagian, antara lain fisik, emosi, sosial dan intelektual. Untuk lebih jelasnya berikut adalah penjabaran keempat bagian tersebut.



Baca juga: Visi Misi Sekolah Dasar

Fisik atau Jasmani

  1. Pertumbuhan lambat dan teratur.
  2. Anak wanita biasanya lebih tinggi dan lebih berat di banding laki-laki dengan usia yang sama.
  3. Anggota-anggota badan memanjang sampai akhir masa ini.
  4. Peningkatan koordinasi besar dan otot-otot halus.
  5. Pertumbuhan tulang, tulang sangat sensitif terhadap kecelakaan.
  6. Pertumbuhan gigi tetap, gigi susu tanggal, nafsu makan besar, senang makan dan aktif.
  7. Fungsi penglihatan normal, timbul haid pada akhir masa ini.

Emosi

  1. Suka berteman, ingin sukses, ingin tahu, bertanggung jawab terhadap tingkah laku dan diri sendiri, mudah cemas jika ada kemalangan di dalam keluarga.
  2. Tidak terlalu ingin tahu terhadap lawan jenis.

karakter siswa sd

Sosial

  1. Senang berada di dalam kelompok, berminat di dalam permainan yang bersaing, mulai menunjukkan sikap kepemimpinan, mulai menunjukkan penampilan diri, jujur, sering punya kelompok teman-teman tertentu.
  2. Sangat erat dengan teman-teman sejenis, laki-laki dan wanita bermain sendiri-sendiri.

Intelektual

  1. Suka berbicara dan mengeluarkan pendapat minat besar dalam belajar dan keterampilan, ingin coba-coba, selalu ingin tahu sesuatu.
  2. Perhatian terhadap sesuatu sangat singkat.

Tugas dan Peran Guru SD

Guru harus memahami ciri-ciri anak didiknya. Hal ini ditujukan untuk kesiapan pembelajaran. Untuk bisa menghadapi bahan belajar dengan baik, siswa dituntut menunjukkan adanya perhatian. Perhatian seseorang terhadap sesuatu bisa ditunjukkan dari gerak-geriknya.

Perhatian merupakan titik awal yang mengarahkan kepada belajar. Sehingga perhatian menjadi prasyarat dalam belajar. Dengan adanya perhatian maka akan muncul ketertarikan terhadap sesuatu yang dihadapi, sehingga berikutnya diharapkan terjadinya proses belajar. Oleh karenanya penting bagi guru untuk mengetahui sifat-sifat atau karakter siswa SD.

karakter murid

Menurut Jean Piaget, Usia siswa sekolah dasar (7-12 tahun) masuk dalam stadium operasional konkrit. Maka dari itu guru harus bisa merancang pembelajaran yang bisa membangkitkan siswa untuk belajar dengan berbagai upaya. Misalnya waktu pelajaran yang tidak terlalu panjang, kegiatan belajar yang bervariasi dan menarik bagi siswa. Hal tersebut penting karena perhatian anak pada usia tersebut masih mudah beralih.

Perhatian anak juga sering berfokus pada lingkungan terdekat. Kedekatan tersebut bisa bersifat langsung maupun tidak langsung. Bersifat langsung misalnya saat melihat kendaraan mereka akan lebih tertarik pada bentuk dan warna daripada fungsinya. Dengan kata lain anak-anak lebih tertarik pada wujud benda konkritnya dalam memahami suatu konsep.



Demikian juga dengan pengalaman yang termediasi. Hal ini bisa memicu perhatian mereka. Contohnya adalah membaca buku atau cerita maupun acara televisi yang bisa membuka wawasan anak.

Seperti yang sudah dijelaskan di atas, siswa SD juga memiliki karakteristik banyak bergerak. Maka dari itu dibutuhkan perencanaan yang baik sehingga gerak yang menjadi kebutuhan anak mencapai hasil sesuai dengan yang diharapkan.

Untuk dicatat, gerak tidak hanya bersifat fisik saja namun juga gerak atau keaktifan pikiran. Keaktifan berpikir bisa disertai gerak fisik. Contohnya saat siswa mencari data di lapangan mereka akan membutuhkan banyak gerak fisik.

Sementara siswa yang sedang mengerjakan soal tidak membutuhkan membaca dengan suara yang nyaring, namun ia aktif berpikir dengan tenang. Dengan begitu keaktifan atau pengalaman sangat bermanfaat dalam belajar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *