Macam Macam Surat Niaga Dan Fungsinya

Posted on

Sesuai dengan pengertian surat niaga, jenis surat yang satu ini digunakan untuk tujuan bisnis, dan kita bisa dengan mudah mengetahui bagaimana karakteristiknya. Adapun ciri-ciri dari surat niaga adalah sebagai berikut:



  • Surat niaga pada umumnya selalu berkaitan dengan masalah binis, jual beli atau perdagangan.
  • Surat niaga dibuat secara resmi dengan menggunakan bahas baku dan ketentuan penulisan surat yang baik atau sesuai dengan kaidah yang berlaku.
  • Surat niaga menggunakan kata-kata yang baik dan persuasif untuk menarik perhatian.
  • Menyampaikan maksud dan tujuan dengan jelas dan sangat mudah untuk dimengerti.
  • Surat niaga lebih cenderung untuk menggunakan bentuk formulir supaya lebih efisien, hemat waktu, tenaga, dan juga biaya.

Baca juga: Jenis Jenis Pasar Dan Pengertiannya

Struktur Surat Niaga

Berikut ini adalah struktur atau unsur-unsur surat niaga:

Struktur Surat Niaga

  1. Kop Surat

Kop surat adalah identitas suatu instansi supaya penerima surat bisa mengetahui dimana asal surta tersebut dan mengetahui perusahaan atau lembaga yang telah mengirim surat tersebut kepada mereka. Biasanya kop surat terletak pada bagian paling atas dalam surat atau biasa disebut sebagai kepala surat.

  1. Nomor Surat

Nomor surat merupakan sebuah tanda bukti berupa gabungan angka dan huruf yang dicantumkan pada surat keluar dari sebuah instansi, perusahaan, sesuai dengan buku agenda surat keluar dan nomor berkas yang berkaitan dengan surat tertentu.

  1. Lampiran Surat

Lampiran surat bisa dalam bentuk teks, contohnya adalah dokumen pendukung seperti daftar riwayat hidup dalam surat lamaran kerja atau bisa juga berupa gambar.

  1. Perihal Surat

Perihal surat ini biasa disebut sebagai hal surat ataupun pokok surat. Dalam perihal surat yang akan dikemukakan adalah isi pokok surat yang ingin diterbitkan.



  1. Alamat dan Tanggal Surat

Penulisan alamat dan tanggal surat  memiliki tujuan untuk memberikan informasi mengenai tempat dan tanggal penulisan surat itu sendiri. Namun alamat ini biasanya tidak akan dicantumkan jika tempat sudah ditulis pada bagian kepala surat.

  1. Salam Pembuka

Fungsi salam pembuka adalah sebagai sapaan dalam pembukaan sebuah surat. Penulisan salam pembukan pada umumnya ditulis dengan menggunakan huruf kapital di awal dan diakhiri dengan tanda koma.

  1. Isi Surat

Isi surat awalnya berupa pembuka, yang dimana pada alenia pertama berfungsi sebagai pengantar informasi yang akan disampaikan. Isinya adalah informasi yang ingin disampaikan secara jelas. Sedangkan ketiga adalah bagian penutup yang berisi ucapan rasa terima kasih atau harapan dari penulis kepada pembaca surat.

  1. Salam Penutup

Salam penutup umumnya akan menggunakan kata “Hormat Kami”. Sebenarnya penulisan dalam salam penutup ini tidak berbeda jauh dengan salam pembuka, yang dimana diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda koma.

  1. Nama Jelas dan Tanda Tangan

Jika sudah menulis salam penutup, maka harus dicantumkan nama yang jelas dari pengirim surat lengkap beserta tanda tangannya.

  1. Tembusan

Tembusan adalah bagian dari surat niaga yang didalamnya menjelaskan pihak ataupun orang yang juga berhak untuk mendapatkan surat tersebut.



  • Surat edaran.
  • Surat tagihan.
  • Surat telegram dan penegasan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.