Pengertian Masyarakat Ekonomi ASEAN

Posted on

Kegiatan perbankan harus berperan aktif dalam menyambut kesempatan ini, selain untuk dapat memudahkan terselanggaranya aliran produk dalam bentuk barang dan  jasa, juga posisi bank yang sangat strategis dalam menarik investasi, keuangan, dan penyerapan tenaga kerja lokal yang lebih terampil dan terdidik.



Dengan melihat potensi yang dapat difungsikan oleh perbankan, maka untuk mewujudkan MEA yang jauh lebih stabil dalam menatap perubahan-perubahan iklim dan sosial diperlukan suatu sistem perbankan terpadu yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat ASEAN.

  1. Merencanakan Sistem Keuangan

Apabila MEA dimanfaatkan dengan tepat maka akan menguatkan kondisi perekonomian sebuah negara, yakni dengan mengambil peran aktif dalam mewujudkan peluang-peluang yang memberikan dampak pada meningkatnya investasi.

Jika investasi yang masuk semakin banyak maka akan memberikan perubahan pada sistem keuangan, yakni mampu meningkatkan kekuatan negara tersebut dan juga mekanisme didalamnya.

Supaya seluruh negara ASEAN bisa merasakan manfaat yang sama akan dampak financial yang diakibatkan, sehingga dibutuhkan sebuah platform yang menguntungkan secara bersama, yakni perencanaan sistem keuangan terpadu antar semua negara ASEAN.

Tujuan akhir dari penerapan sistem keuangan terpadu ini tidak hanya berpusat pada investasi saja, tetapi juga meliputi banyak hal seperti untuk menciptakan sebuah single market dan pembentukan pusat produksi, dapat mempermudah distribusi barang dan jasa, serta menarik tenaga kerja profesional asing.

  1. Ketahanan Pangan

Kebutuhan pangan adalah kebutuhan setiap orang sehingga meningkatkan ketahanan pangan berarti memberikan kepastian atau jaminan terhadap pemenuhan kebutuhan yang sifatnya selalu berubah dan terus menerus mengalami peningkatan per tahunnya.



Dengan adanya ketahanan pangan yang telah terstruktur dalam MEA maka akan menimbulkan sebuah mekanisme peraturan yang mempunyai kesamaan pada pengolahan food regulation.

Disamping itu, ada pula sebuah peraturan yang telah menetapkan standard control global yang harus diterapkan di seluruh negara ASEAN.  Penerapan peraturan ini memiliki tujuan untuk dapat mengurangi biaya produksi dan perdagangan dari berbagai produk makanan yang sediakan oleh setiap negara.

Dengan adanya proses dan standard yang sama maka nantinya diharapkan tidak akan terjadi ketimpangan dalam penentuan dan penawaran harga pasar.

  1. Keamanan Politik

Setiap negara ASEAN memiliki karakteristik yang berbeda-beda sesuai dengan ideologi dan karakter masyarakat didalamnya. Hadirnya MEA membuka pintu yang seluas-luasnya untuk masuknya berbagai jenis karakater dari suatu negara dan peran MEA dalam hal ini adalah bukan untuk menghilangkan karakter bangsa tersebut, justru sebaliknya MEA mendorong menciptakan masyarakat yang tetap mempertahankan karakter bangsanya sendiri.

Dengan menjaga hal ini diharapkan secara berkelanjutan setiap negara mampu mempertahankan keamanan politik yang diawali dengan menjaga karakter masyarakatnya. Untuk menjaga karakter bangsa diperlukan kesadaran dari setiap masyarakat dan tentunya pemerintah juga harus melibatkan perannya dalam mengawasi dan memberikan arahan pelaksanaannya dengan cara menciptakan masyarakat yang memahami nilai-nilai kemasyarakat dan norma-norma spiritual, menjaga persatuan dan kedamaian dalam kehidupan bermasyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published.