Pedoman Penilaian K13 Guru Tahun 2021-2022

Posted on

Pedoman Penilaian K13 Guru Tahun 2021-2022 –  Salah satu cara yang bisa dilakukan oleh guru untuk mengetahui pencapaian pembelajaran dan mengukur kemampuan yang dimiliki oleh siswa adalah melakukan evaluasi dalam bentuk penilaian. Adapun beberapa model penilaian yang dapat digunakan adalah penilaian karakter, formatif, kinerja, portofolio dan tertulis.



Kami disini akan bagikan berbagai modul penilaian terbaru yang bisa Anda download dengan mudah melalui tautan berikut ini, dimana modul ini kami dapatkan langsung dari situs resmi puspendik kemendikbud.

PANDUAN PENILAIAN GURU

Seperti yang kami infokan sebelumnya bahwa Bapak/Ibu guru bisa langsung mendownload “Panduan Penilaian Kurikulum 2013 Revisi 2020” dengan melalui tautan yang sudah kami sematkan diatas. Perlu diketahui, Kurikulum 2013 sekarang ini sudah mengalami perubahan dalam penilaian pembelajaran. Maka dari itu, admin gurupengajar.com disini akan jelaskan secara lebih detail tentang cara penilaian yang baik dan benar sesuai dengan revisi Kurikulum 2013 terbaru 2017.

Pada postingan ini kami akan memberikan contoh penilaian K13 untuk jenjang SMP (Sekolah Menengah Pertama). Hal ini karena banyak sekali guru yang bingung untuk mencari info mengenai panduan penilaian Kurikulum 2013 revisi terbaru. Bahkan masih banyak juga guru yang mencari berbagai contoh RPP Kurikulum 2013 Revisi tahun 2017 SMP.

Pada pembahasan selanjutnya, kami akan menjelaskan satu persatu mengenai cara penilaian Kurikulum 2013 sesuai dengan pedomannya. Pertama, apakah yang menjadi dasar penilaian K13? Nah, jika Anda masih belum tahu maka kami akan berikan filenya yang bisa Anda download dengan mudah melalui tautan berikut ini.

  1. PERMENDIKBUD NO 23 Tahun 2016 Mengenai STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN
  2. PERMENDIKBUD NO 53 Tahun 105 Mengenai PENILAIAN HASIL BELAJAR OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN PADA DIKDASMEN- DOWNLOAD DISINI
  3. PANDUAN PENILAIAN OLEH PENDIDIK DAN SATUAN PENDIDIKAN UNTUK JENJANG SMP

Berdasarkan PERMENDIKBUD 53/2015 yang membahas mengenai penilaian hasil belajar oleh guru dan satuan pendidikan pada Dikdasmen telah dijelaskan pada pasal 2. Pada Permendikbud ini mengatur tentang penilaian hasil belajar oleh guru dan satuan pendidikan dalam pendidikan dasar dan menengah saat melaksanakan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013.



Kemudian pada pasal 11 membahas lebih lengkap tentang perencanaan, pelaksanaan, pengolahan, pemanfaatan, dan tindakan untuk penilaian hasil belajar siswa oleh guru dan satuan pendidikan serta format rapor yang telah ditetapkan berupa Panduan Penilaian oleh Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah dengan melakukan koordinasi dengan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan.

Baca juga: Penilaian Kinerja Guru PAUD

Sementara untuk Panduan Penilaian oleh Guru dan Satuan Pendidikan dalam jenjang SMP yang harus diketahui oleh Bapak / Ibu guru adalah sebagai berikut ini:

  1. Konsep Penilaian
  2. Penilaian yang dilakukan oleh Guru atau Pendidik
  3. Penilaian yang dilakukan oleh Satuan Pendidikan
  4. Lampiran (Prota, Promes, Distribusi Waktu, Alokasi Waktu, Form KKM, Model Rapor 1 KKM, model rapor multi KKM, dan model rapor SKS)

Disamping itu, ada 3 pendekatan nilai yang perlu diketahui, yaitu:

  • Assessment of learning atau penilaian akhir pembelajaran
  • Assessment for learning atau penilaian untuk pembelajaran
  • Assessment as learning atau penilaian sebagai pembelajaran

Untuk penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal atau yang biasa disebut dengan KKM pada umumnya akan dirumuskan oleh pendidik, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan. Dalam hal ini ada 3 aspek penting yang harus diperhatikan saat merumuskan KKM, diantaranya:

  1. Karakteristik siswa atau peserta didik (intake),
  2. Karakteristik matal pelajaran (kompleksitas materi atau kompetensi),
  3. Kondisi satuan pendidikan atau daya dukung dalam proses untuk mencapai kompetensi.

A.Untuk lebih lengkapnya, kami disini juga akan bagikan Prosedur Penentuan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal). Berikut ini penjelasan selengkapnya.

  1. Menghitung jumlah KD setiap mata pelajaran selama satu tahun pelajaran.
  2. Menentukan nilai aspek karakteristik yang dimiliki oleh peserta didik (intake). Untuk kelas VII umumnya menggunakan nilai SD. Sedangkan untuk kelas VII dan IX bisa melihat nilai rapor pada semester sebelumnya.

B. Karakteristik mata pelajaran (kompleksitas materi atau kompotensi) dengan melalui expert judgment guru MAPEL melalui forum MGMP



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *