Macam Macam Pendekatan Pembelajaran

Posted on

Pendekatan kontekstual dilakukan dengan melibatkan komponen-komponen pembelajaran yang efektif. Antara lain konstruktivisme, bertanya, menemukan, masyarakat belajar, pemodelan, refleksi dan penilaian sebenarnya.



Pendekatan Konstruktivisme

Pendekatan konstruktivisme adalah pendekatan dalam pembelajaran yang lebih menekankan pada tingkat kreativitas siswa dalam menyalurkan ide-ide baru yang bisa diperlukan bagi pengembangan diri siswa yang didasarkan pada pengetahuan.

Pendekatan konstruktivisme pada dasarnya sangat penting dalam peningkatan dan pengembangan pengetahuan yang dimiliki oleh siswa, yang berupa keterampilan dasar yang dibutuhkan dalam pengembangan diri siswa. Baik di dalam lingkungan sekolah maupun dalam lingkungan masyarakat.

Peran guru dalam pendekatan konstruktivisme sebatas pembimbing dan pengajar dalam kegiatan pembelajaran. Maka dari itu guru lebih mengutamakan keaktifan siswa. Selain itu guru juga memberikan kesempatan kepada siswa untuk menyalurkan ide-ide baru yang sesuai dengan materi yang disajikan untuk meningkatkan kemampuan siswa.

Pada intinya pendekatan konstruktivisme lebih mengutamakan pengalaman langsung dan keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaran. Konstruktivisme menekankan kontribusi pembelajar dalam memberikan arti, serta belajar sesuatu lewat aktivitas individu dan sosial.

Pendekatan Deduktif

Deductive approach atau pendekatan deduktif adalah pendekatan yang memakai logika untuk menarik satu atau lebih kesimpulan (conclusion) berdasarkan suatu premis yang diberikan. Dalam sistem deduktif yang kompleks, peneliti bisa mengambil lebih dari satu kesimpulan. Metode ini sering digambarkan sebagai pengambilan kesimpulan dari sesuatu yang umum ke sesuatu yang khusus.



Pendekatan deduktif merupakan proses penalaran yang berawal dari keadaan umum ke keadaan khusus sebagai pendekatan pengajaran yang berawal dari menyajikan aturan, prinsip umum dan diikuti contoh-contoh khusus atau penerapan aturan, prinsip umum ke dalam keadaan khusus.

Pendekatan deduktif ditandai dengan pemaparan konsep, definisi dan istilah-istilah pada bagian awal pembelajaran. Pendekatan deduktif dilandasi oleh suatu pemikiran bahwa proses pembelajaran akan berlangsung dengan baik apabila siswa sudah mengetahui wilayah persoalannya dan konsep dasarnya.

Pendekatan Induktif

Pendekatan induktif atau inductive approach menyimpulkan permasalahan dari hal-hal yang bersifat khusus. Metode ini sering digambarkan sebagai pengambilan kesimpulan dari sesuatu yang umum ke sesuatu yang khusus. Pendekatan induktif menekankan pada pengamatan terlebih dahulu, kemudian menarik kesimpulan berdasarkan pengamatan tersebut.

Metode ini juga sering disebut sebagai sebuah pendekatan pengambilan kesimpulan dari khusus menjadi umum. Pendekatan induktif dimulai dengan pemberian kasus, fakta, contoh atau sebab yang mencerminkan suatu konsep atau prinsip. Setelah itu siswa dibimbing berusaha keras untuk mensintetiskan, menemukan atau menyimpulkan prinsip dasar dari pelajaran itu.

Mengajar dengan pendekatan induktif adalah cara mengajar dengan penyajian kepada siswa dari sebuah contoh yang spesifik, lalu dapat disimpulkan menjadi suatu aturan prinsip atau fakta yang pasti. Dengan kata lain pendekatan induktif adalah pendekatan pengajaran yang bermula dari penyajian beberapa keadaan khusus, lalu disimpulkan menjadi sebuah kesimpulan, prinsip atau aturan.

Pendekatan Konsep

Pendekatan konsep adalah pendekatan yang mengarahkan siswa untuk menguasai konsep secara benar dengan tujuan supaya tidak terjadi kesalahan konsep. Konsep sendiri dapat diartikan sebagai klasifikasi perangsang yang mempunyai ciri-ciri tertentu yang sama. Konsep ini merupakan struktur mental yang didapat dari pengamatan dan pengalaman.



Leave a Reply

Your email address will not be published.