Macam Macam Pendekatan Pembelajaran

Posted on

Pendekatan konsep adalah suatu pendekatan pengajaran yang secara langsung menyajikan konsep tanpa memberi kesempatan kepada siswa untuk menghayati bagaimana konsep itu didapat.



Pembelajaran dengan memakai pendekatan konsep artinya siswa dibimbing memahami suatu bahasan lewat pemahaman konsep yang terkandung di dalamnya. Dalam proses pembelajaran itu penguasaan konsep dan subkonsep yang menjadi fokus. Dengan sejumlah metode siswa dibimbing untuk memahami konsep.

Pendekatan Proses

Pendekatan proses artinya pendekatan pengajaran yang memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghayati proses penemuan atau penyusunan suatu konsep sebagai suatu keterampilan proses. Pendekatan ini berorientasi pada proses.

Pada pendekatan ini peserta didik diharapkan benar-benar menguasai proses. Pendekatan ini penting untuk melatih daya pikir ataupun mengembangkan kemampuan berpikir dan melatih psikomotor peserta didik.

Dalam pendekatan ini siswa harus bisa mengilustrasikan atau memodelkan maupun melakukan percobaan. Evaluasi pembelajaran yang dinilai adalah proses yang mencakup kebenaran cara kerja, ketelitian, keakuratan, keuletan dalam bekerja dan lain sebagainya.

Tujuan utama pembelajaran pada pendekatan ini adalah mengembangkan kemampuan siswa dalam keterampilan proses. Seperti mengamati, berhipotesis, merencanakan, menafsirkan dan mengkomunikasikan.



Pendekatan Open-Ended

Open-Ended problem atau soal terbuka menurut Suherman dkk adalah problem yang diformulasikan mempunyai multi jawaban yang benar. Siswa dihadapkan dengan Open-Ended problem atau problem tak lengkap tujuannya bukan untuk memperoleh jawaban, namun menekankan pada cara bagaimana sampai pada suatu jawaban.

Contoh penerapan Open-Ended dalam kegiatan pembelajaran adalah siswa diminta mengembangkan metode, cara atau pendekatan yang berbeda dalam menjawab permasalahan yang diberikan, bukan berorientasi pada hasil akhir.

Pembelajaran dengan pendekatan ini diawali dengan masalah terbuka yang diberikan kepada siswa. Kegiatan pembelajaran harus mengarah dan membawa siswa dalam menjawab masalah dengan banyak cara, dan mungkin juga dengan banyak jawaban. Sehingga hal ini merangsang kemampuan intelektual dan pengalaman siswa dalam proses menemukan sesuatu yang baru.

Tujuan pembelajaran Open-Ended problem adalah membantu mengembangkan kegiatan kreatif dan pola pikir dan matematik siswa lewat problem posing secara simultan. Artinya kegiatan kreatif dan pola pikir matematik siswa harus dikembangkan semaksimal mungkin sesuai dengan kemampuan setiap siswa.

Pendekatan Open-Ended memberikan kesempatan kepada siswa untuk menginvestigasi beragam strategi dan cara yang diyakininya sesuai dengan kemampuan mengkolaborasi permasalahan. Pokok pikiran pembelajaran ini adalah pembelajaran yang membangun kegiatan interaktif antara matematika dan siswa, sehingga mengajak siswa untuk menjawab permasalahan lewat berbagai strategi.

Pendekatan Saintifik

Pendekatan saintifik adalah proses pembelajaran yang dibuat supaya siswa aktif mengkonstruksi pengetahuan, keterampilan dan lainnya lewat tahapan mengamati, menalar, bertanya, mencoba dan membentuk jejaring untuk semua mata pelajaran.



Leave a Reply

Your email address will not be published.