Apa Itu Artikel : Pengertian, Jenis Dan Contoh

Posted on

Tujuan penulisan artikel ilmiah lebih kepada mencapai suatu hal yang dituliskan dalam isi tersebut.

  • Mendeskripsikan cara menguraikan atau membahas pokok masalah yang telah ditentukan dan diteliti.
  • Mendeskripsikan pembatasan ruang lingkup artikel ilmiah tersebut.

Selain untuk media menjelaskan suatu perihal, artikel juga memiliki beberapa manfaat seperti berikut:



  • Sarana untuk menyampaikan ide penulis dalam mengembangkan daya imajinasi serta kreatif.
  • Berpikir sistematis serta berbahasa secara tertib dan teratur.
  • Memahami tujuan menulis yang nantinya akan mampu menguasai kompetensi menulis yang harus dicapai.
  • Sebagai sarana publikasi hasil pemikiran secara ilmiah melalui jurnal ilmiah.
  • Memberi dampak akademis bagi pembaca.

Baca juga: Pengertian Informasi Menurut Ahli

Cara Membuat Artikel

Agar lebih mudah dalam menyusunnya, ada tahapan-tahapan dalam membuat artikel. Berikut adalah cara membuat artikel yang baik dan benar.

1. Menguji Gagasan

Sebelum menulis artikel, pertama-tama yang perlu disiapkan adalah topik yang akan dibahas, berikut menguji beberapa gagasan. Pastikan seberapa jauh Anda dapat membahas atau menjabarkan keterkaitan topik pada artikel yang akan dibuat. Menurut Slamet Seosono, ada 5 pola yang bisa Anda terapkan dalam menguji gagasan, yakni:

  • Pola Penggarapan. Sebelum menulis artikel kita tidak hanya dihadapkan pada satu kemungkinan saja.
  • Pola Pemecahan Topik. Untuk memecahkan topik yang masih berada dalam lingkup pembicaraan yang masih menjadi sub topik atau masih samar kejelasannya, maka butuh analisis lebih lanjut. Pola ini mengemukakan masalah yang masih berada dalam lingkup pokok pembahasan, lalu menganalisis pemecahan masalah yang dikemukakan.
  • Pola Kronologi. Pola ini menggambarkan topik berdasarkan suatu peristiwa yang terjadi. Sehingga nantinya membuat apa yang akan dibahas menjadi lebih jelas.
  • Pola Pendapat. Pola ini dapat dipakai bila penulis yang bersangkutan ingin mengemukakan pendapat pribadi engenai topik yang sedang diulas.
  • Pola Perbandingan. Pola ini mengandung dua aspek atau bisa lebih dalam suatu topik, serta menunjukkan perbedaan dan persamaan yang bisa menjadi referensi karya tulis yang akan dibuat. Pola perbandingan sering dipakai dalam menyusun tulisan untuk mempermudah hasil akhir dari pembahasan sebuah artikel yang baik dan berkualitas.

2. Menulis Pendahuluan

Setelah langkah di atas, langkah selanjutnya adalah membuat bagian pendahuluan dari sebuah artikel. Sebab akan menjadi sangat penting untuk menarik minat pembaca. Ada beberapa alternatif dalam mengawali penulisan. Berikut penjelasan selengkapnya.

  • Mengemukakan pendahuluan berupa ringkasan dari isi secara garis besar.
  • Pertanyaan yang Menonjol. Menyusun pertanyaan yang memuat keterkaitan atau polemik supaya pembaca tertarik untuk membacanya.
  • Seolah menggambarkan kejadian dan fakta sehingga membuat pembaca penasaran dan ingin mengetahui lebih jauh isi dari artikel tersebut.
  • Merupakan jenis pembukaan yang membuat selingan tulisan nonfiksi seolah menjadi fiksi.
  • Jenis pembukaan ini dinilai bagus karena bisa membuat keingintahuan pembaca menjadi lebih besar.
  • Kutipan Orang Lain. Kutipan dari seseorang umumnya bisa membuat pembaca menjadi terkesan. Tidak hanya itu, pembaca juga bisa memahami apa yang akan disampaikan dalam artikel tersebut secara garis besar.
  • Amanat Langsung. Pendahuluan ini bisa dimanfaatkan penulis sehingga bisa membuat pembaca merasa akrab seolah itu ditujukan untuk perorangan yang mungkin juga mengalami hal serupa.

3. Menulis Bagian Pembahasan Topik

Leave a Reply

Your email address will not be published.