Pengertian Ekosistem Menurut Para Ahli Lengkap

Posted on

Bahan sederhana ini bisa dipakai kembali menjadi produsen, lalu diklasifikasikan sebagai pengurai, yakni jamur dan bakteri. Di samping itu juga ada jenis pengurai yang disebut detritivore, yakni hewan yang akan memakan sisa-sisa bahan organis yang membusuk. Misalnya adalah kutu kayu.



Ada 3 jenis dekomposisi, antara lain:

1. Aerobik

Aerobik adalah oksigen yang berfungsi sebagai akspetor elektron atau oksidan.

2. Anaerobik

Anaerobik merupakan oksigen yang tidak terlibat, yang di mana bahan organiknya berfungsi sebagai akseptor elekton atau oksidan.

3. Fermentasi



Fermentasi adalah oksidasi aneorobik bahan organik yang juga berfungsi sebagai akseptor elekton. Di suatu tempat komponen ini akan berinteraksi dan membentuk suatu sistem ekosistem yang teratur. Misalnya saja ekosistem di dalam sebuah akuarium, ekosistem tersebut terdiri dari ikan yang menjadi komponen heterotrofik.

Keanekaragaman Ekosistem

Kondisi lingkungan yang menjadi tempat tinggal makhluk hidup sangat beragam. Dari kondisi inilah yang membuat jenis makhluk hidup yang ada di salamnya juga beranekaragam. Keanekaragaman ini disebut dengan keanekaragaman di tingkat ekosistem. Biasanya ekosistem akan terbentuk oleh adanya berbagai macam kelompok atau spesies.

Spesies ini telah mampu menyesuaikan diri dengan lingkungannya, kemudian mereka saling mempengaruhi antara spesies satu dengan yang lainnya. Termasuk antara spesies dengan lingkungan abiotik tempat mereka hidup. Contohnya udara, suhu air, sinar matahari, tanah, kelembapan dan mineral.

Di dunia ini ada beberapa ekosistem yang dapat kita temui. Seperti ekosistem terumbu karang, ekosistem rawa, ekosistem laut dalam, ekosistem padang rumput, ekosistem mangrove, ekosistem dana, ekosistem pantai pasir, dan lain sebagainya. Seiring dengan berkembangnya teknologi manusia, kini manusia juga bisa menciptakan ekosistem sendiri.

Contoh ekosistem yang dibuat oleh manusia adalah ekosistem sawah, kebun dan ladang. Hanya saja agro ekosistem mempunyai tingkat keanekaragaman spesies yang lebih rendah dibandingkan dengan ekosistem alamiah. Hanya saja jenis ekosistem ini mempunyai tingkat keanekaragaman genetik yang jauh lebih tinggi.

Oleh karenanya keanekaragaman ekosistem juga bisa dilihat dari habitatnya sebagai makhluk hidup. Seperti halnya ekosistem sawah, hutan hujan tropis, gurun, sungai hingga padang rumput.



Ciri-Ciri Ekosistem

Seperti yang disinggung di atas, ekosistem ada banyak jenisnya. Akan tetapi pada dasarnya sama ekosistem terbagi menjadi dua macam, yaitu ekosistem air dan ekosistem daratan.

  • Ciri-Ciri Ekosistem Daratan

Berikut ciri-ciri ekosistem daratan:

a. Memiliki Lingkungan Fisik Berupa Daratan

Lingkungan fisik ekosistem ini berasal dari wilayah daratan. Akan tetapi bukan berarti dalam ekosistem ini tidak ada perairan sama sekali. Sebab pada ekosistem daratan tetap bisa ditemui perairan, namun yang lebih dominan adalah ekosistem daratan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.