Beberapa Penyebab Pengangguran Di Indonesia

Posted on

Penyebab Pengangguran Struktural – Tingkat pengangguran di Indonesia telah turun signifikan dari 9,4 persen kini menjadi 9 persen, hal ini disampaikan oleh Biro Statistik Tenaga Kerja. Namun sayangnya, berita positif ini tidak banyak menyemangati jutaan orang yang kehilangan pekerjaan, beberapa waktu selama lebih dari satu tahun.



Walaupun versi resmi, dan sebagian besar media, memberikan gambaran yang indah tetapi realitas di lapangan sangat berbeda, banyak sekali orang merasa kesulitan dalam mencari pekerjaan, menurut banyak pengamat.

Baca juga: Penyebab Inflasi Di Indonesia

Beberapa bahkan menyebutkan bahwa angka pengangguran ini adalah pencuci mata. Banyak diantara mereka yang bertanya-tanya apakah ekonomi benar-benar menjadi lebih baik dan pasar kerja sedang mencari, atau apakah pemerintah telah memaksakan opsitime kepada orang-orang dengan memproyeksikan sisi cerah ke atas.

Nah, yang menjadi penyebab utama pengguran di indonesia adalah sebagai berikut :

  1. Ketidakseimbangan antara pekerjaan dan jumlah tenaga kerja

Jumlah pekerja semakin meningkat dari hari ke hari. Bahkan mahasiswa dan lulusan magister pun mengalami kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan karena jumlah pekerjaan yang tersedia sangat sedikit. Kebutuhan lowongan bugar tumbuh lebih cepat dibandingkan lowongan yang tersedia.

Ledakan penduduk di Indonesia yang tidak  diimbangi dengan bekembangnya lapangan pekerjaanlah yang menjadi penyebab utama banyaknya lulusan muda yang menganggur untuk menunggu pekerjaan. Jadi jumlah pengangguran semakin meningkat seiring dengan meningkatnya populasi.



  1. Kemajuan teknologi

Perkembangan teknogi seperti saat ini tentu harus menjadi kebanggan tersendiri, karena dengan teknologi yang semakin maju akan membuat kerja manusia lebih mudah. Akan tetapi, perkembangan teknlogi juga telah membuat banyak perusahaan hanya memerlukan beberapa pekerja saja karena posisinya sudah diganti dengan adanya teknologi terbaru seperti robot.

Alasan utama mengapa perusahaan menggunakan robot dibandingkan manusia adalah karena biayanya jauh lebih murah serta bisa bekerja dengan cepat dan akurat. Sudah banyak sekali perusahaan yang menggunakan robot dan meninggalkan kemampuan manusia.

  1. Keterampilan pemohon tidak memenuhi kriteria

Perusahaan yang mempunyai lowongan kerja tentu akan mencari karyawan yang sesuai dengan kriteria  yang dibutuhkan. Namun yang sering menjadi kendala adalah ketika perusahaan membutuhan beberapa karyawan dengan keterampilan tinggi.

Maka otomatis, hanya akan ada beberapa pelamar saja yang mempunyai kesempatan. Hal ini dikarenakan jarang sekali pelamar yang mempunyai banyak keterampilan untuk mendukung posisi dalam suatu perusahaan.

  1. Kurangnya pendidikan dan keterampilan

Faktor selanjutnya yang menjadi penyebab pengangguran di Indonesia adalah masalah keterampilan dan pendidikan. Tingkat pendidikan yang rendah tentu akan membuat seseorang sulit untuk dijadikan sebagai tenaga kerja. Seseorang yang tidak mempunyai latar belakang pendidikan tinggi biasanya hanya akan menjadi buruh kasar.



Namun jika pekerjaan kasar tidak ada dan tidak mempunyai jiwa seorang pengusaha, maka orang tersebut kemungkinan akan menjadi pengangguran permanen. Selain itu, juga berlaku bagi orang-orang yang tidak mendapatkan cukup uang untuk mencapai pendidikan dan tidak mau menaikkan keterampilan mereka seperti mengemudi, memasak, atau bertani.

  1. Kemiskinan

Penelitian menunjukkan bahwa kebanyakan orang yang mengalami pengangguran adalah orang-orang yang hidup di bawah garis kemiskinan. Walaupun tingkat kemiskinan di Indonesia bisa dikurangi secara bertahap, jumlah  pengangguran bisa dikategorikan tinggi. Orang-orang yang tumbuh di keluarga miskin biasanya juga akan miskin.

Hal ini dikarenakan mereka tidak mempunyai kesempatan untuk memperoleh pendidikan, atau tidak mempunyai persediaan yang cukup untuk mengembara. Pada akhirnya, yang hanya bisa dilakukan mereka adalah menganggur. Kemiskinan menjadi penyebab utama pengangguran di Indonesia.

  1. PHK

Salah satu hal yang paling ditakuti oleh karyawan swasta adalah pemutusan hubungan kerja (PHK). PHK bisa terjadi karena telah berakhirnya kontrak kerja atau pengurangan karyawan. Kebanyakan perusahaan bahkan sering melakukan metode ini untuk dapat menstabilkan sistem kerja.

Pekerjaan sektor pemerintah, yang dirasa paling aman telah menjadi opsi yang menakutkan karena pemerintah negara bagian dan lokal terus-menerus memotong pekerjaan.

  1. Tempat tinggal jauh dari banyak lowongan pekerjaan

Daerah yang kurang berkembang pada umumnya menjadi sarang bagi banyak pengangguran. Kebanyakan orang yang tinggal di daerah terpencil biasanya mempunyai keinginan untuk menjadi orang sukses.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *