×

Perkembangan Kurikulum Di Indonesia Saat Ini

Posted on

Kurikulum 1975

Pada Kurikulum 1975 pemerintah menekankan proses pembelajaran yang lebih efektif dan efisien, dipengaruhi oleh konsep Management by Objective (MBO) yang terkenal pada saat itu. Proses pembelajaran dikembangkan dengan Prosedur Pengembangan Sistem Instruksional (PPSI).

Pada masa itu dikenal dengan istilah satuan pelajaran atau Satpel, yakni rencana pelajaran setiap satuan bahasan. Setiap satuan pelajaran dirinci kembali dalam bentuk Tujuan Instruksional Umum (TIU), Tujuan Instruksional Khusus (TIK), kegiatan belajar mengajar, materi pelajaran, alat pelajaran, evaluasi.

Baca juga: Perangkat Pembelajaran Kurikulum 2013

Kurikulum 1984



Kurikulum ini merupakan pengembangan dari Kurikulum 1975 dengan membawa process skill approach. Walaupun mengedepankan pendekatan proses, faktor tujuan tetap dinilai penting. Siswa ditempatkan sebagai subjek belajar.

Dari mengamati sesuatu, mengelompokkan, mendiskusikan, hingga melaporkan. Model pembelajaran ini juga disebut dengan istilah Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) atau Student Active Learning (SAL).

Konsep CBSA yang baik secara teoritis dan bagus hasilnya di sekolah-sekolah yang diujicobakan, mengalami banyak reduksi dan deviasi ketika diterapkan secara nasional. Hanya saja banyak sekolah yang kurang mampu menerapkan model pembelajaran ini.

Kurikulum 1994

Kurikulum 1994 adalah pengembangan dari kurikulum sebelumnya. Kurikulum ini lahir dari Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kurikulum 1994 menekankan pendekatan proses.

Sayangnya kurikulum ini terhalang oleh beban belajar siswa yang dinilai terlalu berat. Dari muatan nasional hingga muatan lokal. Materi muatan lokal disesuaikan dengan kebutuhan daerah masing-masing. Contohnya bahasa daerah, keterampilan daerah, kesenian, dan lain sebagainya.

Tidak berhenti di situ saja, berbagai kelompok masyarakat juga mendesak supaya isu-isu tertentu masuk dalam kurikulum. Alhasil kurikulum 1994 menjadi sangat padat. Di sisi lain Suplemen K-1999 juga dihadirkan untuk menambah sejumlah materi pelajaran.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *