Silabus SMA-SMK Kurikulum 2013 Revisi 2017

Posted on

Silabus SMA-SMK Kurikulum 2013 Revisi 2017 – Sudah kami sediakan pada website ini secara lengkap untuk semua mata pelajaran mulai dari kelas X, XI, dan XII. Jika Anda berminat link download silabus yang akan kami bagikan  ini sudah diupdate sesuai dengan revisi terbaru kurikulum 2013.



Silabus SMA-SMK Kurikulum 2013 Revisi 2017

Silabus ini telah kami sediakan dalam bentuk file PDF sehingga Anda bisa langsung mendownloadnya dan mengaksesnya dengan mudah menggunakan smartphone atau komputer (PC). Perlu diketahui bahwa silabus SMA kurikulum 2013 revisi 2017 ini sangat mendukung dalam penyusunan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) SMA atau SMK yang terintegrasi dengan literasi, PPK, HOTS, dan 4C.

Nah, sebelum berbagi link download silabus SMA/SMK Revisi 2017, kami akan menjelaskan  terlebih dahulu mengenai pengertian dan prinsip pengembangan silabus. Untuk lebih jelasnya mari simak pembahasan berikut ini

Tentang Revisi Silabus

Pengertian Silabus

Silabus merupakan rencana pembelajaran pada suatu kelompok mata pelajaran atau tema tertentu yang meliputi standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok atau pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar yang dikembangkan oleh setiap satuan pendidikan.

Secara umum silabus dapat diartikan sebagai “garis besar, ringkasan, dan pokok-pokok inti atau materi pembelajaran”. Silabus biasanya digunakan untuk menyebut sebuah produk pengembangan kurikulum yang berupa pembahasan secara lengkap  dari standard kompetensi dan kemampuan dasar yang akan dicapai, pokok-pokok dan uraian materi yang harus dipelajari oleh peserta didik untuk mencapai standard kompetensi dan kemampuan dasar.



Silabus dibuat dalam jangka waktu satu semester (satu tahun). Dengan begitu maka silabus termasuk garis besar program pembelajaran selama satu tahun atau satu semester.

Prinsip Pengembangan Silabus

Prinsip Pengembangan Silabus

Setiap satuan pendidikan memiliki tanggung jawab sepenuhnya atas pengembangan silabus, terutama yang sudah mampu untuk melakukannya. Maka dari itu, setiap satuan pendidikan memiliki kebebasan dan keleluasaan untuk mengembangkan silabus yang bisa disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Supaya pengembangan silabus yang dijalankan oleh setiap satuan pendidikan selalu berada pada bingkai pengembangan kurikulum nasional, maka penting sekali untuk memperhatikan prinsip-prinsip pengembangan silabus. Adapun prinsip silabus adalah ilmiah, relevan, sistematis, konsistesn, memadai atau adequete, aktual atau kontenstual, fleksibel, dan menyeluruh, sebagaimana yang telah ditentukan oleh Departemen Nasional:

  1. Ilmiah

Ilmiah: Keseluruhan materi dan kegiatan yang ada dalam silabus harus benar, logis, dan bisa dipertanggungjawabkan secara keilmuan. Mengingat silabus berisi materi pembalajaran yang akan dipelajari oleh siswa, maka untuk isi atau materi pembelajaran tersebut harus dapat memenuhi kebenaran ilmiah. Oleh sebab itu, untuk menyusun silabus harus melibatkan ahli bidang keilmuwan setiap mata pelajaran supaya materi pembelajaran tersebut mempunyai validitas yang tinggi.

  1. Prinsip Relevansi

Prinsip relevansi mengarahkan bahwa cakupan, kedalaman, tingkat kesukaran dan urutan penyajian materi pada silabus harus disesuaikan dengan tingkat perkembangan fisik, intelektual, sosial, dan spritual siswa.



Prinsip ini menjadi dasar pemilihan materi, strategi dan pendekatan saat proses pembelajaran, menetapkan waktu, mempertimbangkan pemilihan sumber dan sebagai media pembelajaran, dan juga strategi penilaian hasil pembelajaran.

  1. Prinsip sistematis

Prinsip sistematis mengarahkan bahwa pembuatan silabus seharusnya bersifat sistemik dan sistematik. Apabila silabus dipandang sebagai sistem garis besar program pembelajaran dengan sifat sistemik, komponen silabus seharusnya bersifat sinergis untuk mencapai kompetensi dasar. Dengan demikian maka komponen-komponen yang ada dalam silabus diharuskan saling berhubungan secara fungsional untuk bisa mencapai kompetensi. Karena pada dasarnya silabus adalah sistem maka untuk penyusunannya harus dilakukan secara sistematis.

Kompetensi dasar bisa dijadikan sebagai acuan untuk pengembangan indikator, materi standar, penentuan waktu,  pemilihan sumber dan sebagai media pembelajaran dan standar penilaian.

  1. Prinsip Konsistensi

Prinsip konsistensi mengarahkan bahwa dalam pengembangan silabus akan ada hubungan secara konsisten (ajeg, taat asas) diantara kompetensi dasar, indikator, materi pokok,  pengalaman belajar, sumber belajar, dan instrumen penilaian dengan sifat searah dalam rangka untuk mencapai standar kompetensi.

  1. Prinsip Memadai

Prinisp memadai mengarahkan bahwa cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian sudah sangat memadai dalam mendukung tercapainya kompetensi dasar.

  1. Prinsip Aktual dan Kontekstual

Prinsip ini mengarahkan bahwa cakupan indikator, materi pokok, pengalaman belajar, sumber belajar, dan sistem penilaian mempertimbangkan pengembangan ilmu, teknologi yang tercapai secara nyata.  Ilmu pengetahuan dan teknologi mengalami perkembangan secara pesat di tengah-tengah masyarakat dan IPTEK.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *