Pengertian Sistem Ekonomi Liberal


Ekonomi Liberal – biasanya disebut dengan sistem ekonomi pasar bebas, dalam sistem ekonomi liberal setiap individu memiliki kebebasan untuk bisa berusaha dan memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya.

Sistem ekonomi ini berlandasan bahwa semua pelaku kegiatan ekonomi memiliki kebebasan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang dapat memberikan keuntungan untuk dirinya sendiri.

Maka dari itu, dalam waktu yang bersamaan masyarakat juga akan mendapatkan keuntungan juga.

Sehingga dalam sistem ekonomi yang seperti demikian setiap individu memiliki kebebasan untuk bersaing dengan individu lainnya dalam melakukan kegiatan ekonominya.

sistem ekonomi liberal

Baca juga: Sistem Ekonomi Sosialis

Melalui bukunya yang berjudul “The Wealth of Nation” (1774), Adam Smith telah menjelaskan bahwa kebebasan berusaha yang dimiliki oleh setiap individu didorong oleh faktor kepentingan ekonomi pribadi, yang menjadi pendorong kuat bagi kemakmuran suatu negara.

Untuk lebih memudahkan anda dalam memahaminya, mari simak penjelasan selengkapnya mengenai sistem ekonomi liberal berikut ini.

Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Liberal

Sistem ekonomi liberal memiliki beberapa ciri khusus, adapun ciri-ciri sistem ekonomi liberal adalah sebagai berikut :

  1. Setiap Orang Bebas Mempunyai Alat-Alat Produksi

Sebagaimana yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa yang memegang kendali roda perekonomian dalam sistem ini adalah semua orang atau masyarakatnya.

Maka dari itu, setiap indvidu dibebaskan untuk mempunyai alat-alat produksi. Setiap individu bisa menguasai semua alat produksi asalkan mereka mempunyai kemampuan untuk bisa memilikinya.

Maksud kebebasan ini adalah setiap individu mempunyai hak yang sama untuk bisa menguasai sumber daya produksi yang ada dan mengusahakannya.

  1. Tidak Ada Campur Tangan Secara Langsung Pemerintah Dalam Kegiatan Ekonomi

Apa peran pemerintah? Dalam sistem ini, pemerintah tidak mempunyai wewenang untuk mencampuri secara langsung semua aktivitas ekonomi.

Pemerintah hanya berperan sebagai pengawas. Dan ini tidak bisa mendominasi sebagaimana sistem ekonomi komando. Dalam hal ini pemerintah tidak diperbolehkan untuk ikut campur langsung dalam kegiatan ekonomi yang sedang berjalan.

Pemerintah hanya memiliki tugas sebagai badan birokrasi dan tidak diperkenankan untuk mengikuti kegiatan perekonomian.

ekonomi liberal

  1. Munculnya Persaingan dalam Masyarakat

Ciri sistem ekonomi liberal yang berikutnya adalah, muncunya persaingan dalam masyarakat. Sudah umum sekali bahwa saat individu memiliki hak dan kebebasan maka mereka akan bersaing untuk memperoleh keuntungan yang sebanyak-banyaknya.

Dalam hal seperti ini, persaingan adalah upaya untuk bisa menguasai faktor produksi yang ada. Maka dari itu, dalam persaingan ini  kita memerlukan kekuatan dan kemampuan untuk pada akhirnya bisa keluar sebagai pemenang.

  1. Adanya Kebebasan Berusaha dan Bersaing Antar Semua Individu

Seperti yang dijelaksan diatas bahwa persaingan yang diakibatkan oleh sistem ekonomi ini tidak bisa dihindarkan. Setiap orang akan mengerahkan semua kekuatannya untuk bisa memperoleh apa yang diinginkan.

Sebab sudah mengalir dalam darah manusia bahwa dalam hidup ini kita akan sering dihadapkan pada kompetisi. Pada fase ini, kompetisi ini menjadi salah satu upaya untuk bisa menguatkan posisi dalm menguasai faktor produksi yang ada. Pada akhirnya bisa memberikan keuntungan yang sangat besar.

  1. Masyarakat Terbagi Menjadi Dua Golongan

Dalam masyarakat liberal akan terbagi menjadi dua golongan di masyarakat. Golongan pertama adalah pemilik faktor produksi, kebanyakan dari mereka termasuk dalam kelas orang kata dan mempunyai berbagai aset kekayaan yang sangat fantastis.

Oleh karenanya mereka digolongkan ke dalam kelompok masyarakat kelas atas atau elite. Sementara golongan keuda adalah golongan pekerja,  kebanyakan dari mereka mempunyai tingkat perekonomian menengah ke bawah dan sangat bergantung kepada semua pemilik produksi.

Banyak sekali dari mereka yang bekerja sebagai seorang buruh, pegawai atau staff yang menjalankan usaha dari pemilik produksi.

  1. Kondisi Pasar Selalu Menjadi Pertimbangan Utama

Ciri sistem ekonomi liberal yang berikutnya adalah bahwa pasar akan selalu menjadi pertimbangan utama. Dimana kondisi pasar akan memberikan pengaruh besar kepada jumlah barang yang diproduksi, jenis apakah yang banyak diminati, warn, bentuk dan masih banyak sekali faktor penentu yang lainnya.

Maksudnya adalah mereka yang mampu melihat peluang pasar maka nantinya akan sukses dalam usahanya. Misalnya saja, ketika musim masuk sekolah maka sebaiknya kita menjual alat-alat sekolah atau baju seragam dibandingkan menjual kue kering yang pastinya jauh lebih cocok apabila dijual saat lebaran.

Nah, pastinya dalam hal seperti ini dibutuhkan kemampuan yang sangat jeli dalam melihat peluang dan potensi pasar.

  1. Barang atau Produk yang Dihasilkan Memiliki Mutu Tinggi

Mengingat bahwa dalam sistem ekonomi ini persaingan akan berlangsung dengan sangat ketat. Maka dapat dipastikan bahwa setiap perusahaan akan terus berusaha untuk memproduksi suatu barang atau yang berkualitas baik.

Hal ini menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk bisa merebut pasar dan konsumen. Karena pastinya dalam suatu usaha para pesaing akan selalu hadir dengan berbagai inovasi dan juga keunggulannya.

Maka dari itulah kebanyakan barang produksi di negara yang menganut sistem ekonomi pasar bebas dinilai mempunyai kualitas yang dapat bersaing di pasar global.

Baca juga: Pengertian Ekonomi Menurut Para Ahli

  1. Harga Dibentuk di Pasar Bebas

Tidak ada sama sekali pihak yang bisa menentukan harga mutlak. Maksudnya adalah harga bisa naik dan turun secara flukuaktif. Hal ini mengingat bahwa keadaan pasarlah yang dapat menentukan pembentukan harga itu sendiri.

Pada saat jumlah produk membludak maka secara langsung harga akan menjadi turun. Namun sebaliknya, jika jumlah produk sudah mulai langka di pasaran maka harga produk bisa meningkat secara signifikan atau bahkan meningkat secara drastis.

  1. Kegiatan Produksi Memiliki Tujuan Untuk Memperoleh Keuntungan Yang Sebesar-Besarnya

Ciri sistem ekonomi liberal yang terakhir adalah semua kegiatan produksi difokuskan dengan tujuan untuk mendapatkan keuntungan.

Apapun itu jenis produknya maka produk tersebut diharuskan mampu untuk memperoleh keuntungan yang sebesar-besarnya. Sebab hal ini adalah tujuan dari  sistem ini sendiri.

ciri ciri ekonomi liberal

Prinsip Sistem Ekonomi Liberal

Pada intinya, sistem ekonomi liberal atau ekonomi pasar menjadi sebuah sistem yang selalu memberikan kebebasan kepada semua orang untuk bisa melakukan kegiatan ekonomi di berbagai bidang yang memiliki tujuan untuk bisa mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya.

Hal ini tentunya berbeda dengan sistem ekonomi komando, yang memiliki kekuasaan untuk menjalankan perekonomian mutlak adalah setiap individu. Dalam hal ini pemerintah hanya memiliki peran sebagai pengawas dan perumus kebijakan.

Maka dengan  begitu, setiap orang diberikan kebebasan untuk bisa mengembangkan kegiatannya dalam bidang ekonomi sesuai dengan tingkatan kemampuan.

Dalam sistem ini, anda akan mempunyai banyak pesaing usaha atau bisnis karena memang setiap individu di berikan hak dan akses untuk bisa berusaha. Pastinya bagi mereka yang mempunyai jiwa kreatif, interpreunership, dan pantang menyerah akan mampu bertahan dalam kondisi apaun.

prinsip ekonomi liberal

Karena dalam kondisi seperti ini, setiap orang diharuskan untuk mengandalkan kemampuan sendiri.

Pada prinsipnya dalam melaksanakan kegiatan ekonominya, setiap orang diberikan kekuasaan hak miliki atas sumber daya tersebut ada di manfaatkan untuk apa nantinya.

Pemerintah tidak mempunyai wewenang sama sekali untuk ikut campur langsung dalam sistem perekonomian. Sehingga dapat dikatakan bahwa dalam sistem ekonomi ini setiap individulah yang akan memegang kuasa dan dominasi dalam jalannya roda perekonomian.

Maju atau tidaknya perekonomian suatu negara tergantung kepada pengelolaan yang dilakukan oleh individunya.

kelebihan kekurangan

Kelebihan Sistem Ekonomi Liberal

  1. Tumbuhnya Inisiatif dan Kreativitas Masyarakat
  2. Menumbuhkan Semangat Bersaing Untuk Maju
  3. Efisiensi Dan Efektifitas Kegiatan Ekonomi Tinggi
  4. TIngginya Kualitas Produk yang Dihasilkan
  5. Kebebasan Individu untuk Dapat Memiliki Sumber Daya Produksi

Kekurangan Sistem Ekonomi Liberal

  1. Terjadinya Persaingan Bebas yang Tidak Sehat
  2. Menimbulkan Kesenjangan Sosial
  3. Terjadinya Banyak Monopoli di Masyarakat
  4. Banyak Terjadi Gejolak dalam Perekonomian
  5. Sulitnya Pemerataan Pendapatan

Pembahasan mengenai sistem ekonomi liberal di atas tentunya akan semakin membuka wawasan dalam memahami pasar bebas yang sedang berjalan di kehidupan kita baik secara sadar ataupun tanpa kita sadari. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *