Soal Matematika Kelas 3 SD

Soal Matematika Kelas 3 SD – Belajar dalam menyelesaikan soal cerita harus mengetahui bagaimana cara dan langkah-langkah yang harus dilakukan siswa. Apabila hanya dengan membaca atau mendengarkan penjelasan saja, maka guru tidak akan membantu atau memberi pemahaman siswanya dalam menyelesaikan soal cerita.

Untuk memilih kemampuan dalam menyelesaikan soal cerita sangat dibutuhkan pengetahuan prasyarat seperti menguasai langkah-langkah menyelesaikan masalah atau soal cerita itu sendiri. Menurut Polya (Aisyah, 2007: 5-20) pemecahan masalah dalam matematika terdiri dari 4 langkah pokok, diantaranya :

Baca juga : Analisis Butir Soal Pilihan Ganda

Langkah Pokok Penyelesaian Soal Matematika

Dalam langkah ini, kegiatan pemecahan masalah diarahkan untuk dapat membantu siswa menetapkan apa yang diketahui pada permasalah dan apa yang telah ditanyakan. Terdapat beberapa pertanyaan yang bisa digunakan untuk membantu siswa dalam mengidentifikasi unsur yang diketahui dan yang ditanyakan dalam soal, diantaranya :

1) apakah yang diketahui dari soal

2) apakah yang ditanyakan dalam soal

3) apa saja informasi yang dibutuhkan

4) bagaimana akan menyelesaikan soal

Berdasarkan dari pertanyaan-pertanyaan di atas siswa diharapkan bisa menjadi lebih mudah dalam mengidentifkasi unsur yang diketahui dan yang ditanyakan dalam soal.

Dalam hal seperti ini strategi mengidentifikasi informasi yang diinginkan, diberikan, dan dibutuhkan akan sangat membantu siswa dalam melakukan langkah ini. Dengan contoh permasalahan sebagai berikut ini :

Diketahui berat badan Rani adalah 3/4 kg, sedangkan berat badan Robi 3/5 kg. Berapa kg berat badan dari kedua anak tersebut :

Diketahui : berat badan Rani = 3/4 kg, dan berat badan Robi 3/5 kg.

Ditanya : berapa kg berat badan kedua anak tersebut =…..?

1. Membuat Rencana Untuk Menyelesaikan Masalah

Pendekatan pemecahan masalah akan gagal apabila tanpa perencanaan yang baik. Tujuan dari perencanaan pemecahan masalah sendiri adalah supaya siswa bisa mengidentifikasi strategi-strategi pemecahan masalah yang sesuai untuk dapat menyelesaikan masalah yang sesuai dengan permasalahan yang akan kita pecahkan. Dari permasalahan tersebut, dimisalkan : apabila berat badan Rani = a/b, berat badan Robi = b/c, dan berat badan kedua anak tersebut adalah b/c. Model matematika yang digunakan untuk kedua anak tersebut :

a/b + b/c = c/d Atau c/d = a/b + b/c

3/4 + 3/5 = c/d Atau c/d = 3/4 = 3/5

2. Melaksanakan Penyelesaian Soal

Apabila siswa sudah dapat memahami permasalahan dengan baik dan sudah menentukan strategi pemecahannya, maka langsung saja menuju ke langkah selanjutnya yaitu dengan melaksanakan penyelesaian soal sesuai dengan yang sudah direncanakan. Kemampuan siwa dalam memahami subtansi materi dan keterampilan siswa melakukan perhitungan-perhitungan akan sangat membantu siswa untuk melaksanakan penyelesaian soal cerita.

Dari model matematika tersebut bisa diselesaikan sebagai berikut :

a/b + b/c = c/d = 3/4 + 3/5 = 15/20 + 12/20 = 27/20

3. Memeriksa Ulang Jawaban Yang Diperoleh

Langkah memeriksa ulang jawaban yang diperoleh adalah sebuah langkah terakhir dari pendekatan pemecahan masalah matematika Hudojo (Aisyah, 2007 : 50-22). Langkah ini bertujuan untuk mengecek apakah hasil yang telah diperoleh sudah sesuai dengan ketentuan dan tidak terjadi kontrakdiksi dengan yang ditanya.

Berikut ini adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk memeriksa ulang jawaban yang diperoleh :

  1. Menyesuaikan hasil yang diperolah dengan hal yang ditanyakan.
  2. Menginterpretasi jawaban yang telah diperoleh.
  3. Mengidentifikasi apakah ada cara lain untuk mendapatkan penyelesaian masalah.
  4. Mengidentifikasi jawaban atau hasil lain yang memenuhi.

Pada contoh penyeselesaian di atas hasil yang di dapatkan untuk berat badan kedua anak tersebut adalah  27/20 kg. Sedangkan unsur yang diketahui yaitu Berat badan Rani = a/b = 3/4  kg dan berat badan Robi = b/c = 3/5 kg.

Untuk dapat membuktikan bahwa berat badan kedua anak tersebut sudah sesuai dengan unsur yang diketahui atau belum hal ini bisa dibuktikan sebagai berikut :

a/b = c/d – b/c = 27/20 – 3/5 = 27/20 – 12/20 = 15/20 = 3/4

b/c = c/d – a/b = 27/20 – 3/4 = 27/20 – 15/20 = 12/20 = 3/5

Berdasarkan dari penyelesaian soal diatas akan diperoleh jawaban :

Jadi, berat badan kedua anak tersebut adalah 27/20 kg.

Dari jawaban yang telah diperoleh menunjukkan bawah hasil yang telah diperoleh sudah sesuai dengan yang diketahui.

Keempat pokok yang telah dikemukakan oleh Polya merupakan prosedur yang wajib diikuti dalam setiap pemecahan masalah (termasuk soal cerita) matematika.

Pembahasan Soal Cerita Matematika Kelas 3 SD

Sebenarnya menyelesaikan soal matematika kelas 3 SD bisa dibilang cukup mudah. Tetapi kita harus memiliki ketelitian dan kecermatan yang tinggi.

Adapun kesulitan yang sering dialami oleh siswa ketika menyelesaikan soal cerita matematika adalah mengintruksikan soal yang diketahui dan tidak begitu memahami pertanyaan pada soal. Solusinya adalah dengan  banyak berlatih menyelesaikan soal-soal cerita.

Berikut ini adalah pembahasan soal cerita matematika kelas 3 SD dengan caranya lengkap :

Contoh 1

Reno pergi ke toko alat tulis untuk membeli bolpoin. Harga dari 1 buah bolpoin adalah Rp 1.750. Apabila Reno membeli 1 lusin bolpoin dan ia membayarnya dengan 5 lembar uang lima ribuan. Berapa uang kembalian yang akan Reno terima?

Penyelesaian :

Harga 1 buah bolpoin = Rp.1.750

1 lusin bolpoin = 12 buah

Apabila Reno  membeli 12 buah bolpoin

Maka total harga bolpoin yang akan dibeli  Reno adalah 12 x Rp.1.750 = Rp.21.000

Reno membayarnya dengan 5 lembar uang lima ribuan yang berarti 5 x Rp.5000 = Rp.250.000

Maka total uang kembalian Reno adalah Rp.25.000 – Rp.21.000 = Rp.4.000

Contoh 2

Satria memiliki tiga lembar uang sepuluh ribuan, empat lembar uang lima ribuan dan lima lembar uang dua puluh ribuan. Jika Satria akan membeli mainan yang harganya Rp.55.000. Berapa jumlah uang Satria setelah membeli mainan tersebut?

Penyelesaian :

Uang Satria = 3 lembar sepuluh ribuan yang berarti (3 x Rp.10.000 = Rp.30.000)

                        4 lembar lima ribuan yang berarti (4 x Rp.5.000 = Rp.20.000)

                        5 lembar dua puluh ribuan yang berarti (5 x Rp.20.000 = Rp.100.000)

Jadi, total uang Satria adalah Rp.30.000 + Rp.20.000 + Rp.100.000 = Rp.150.000

Karena dipakai untuk membeli mainan seharga Rp.55.000 maka uang Satria sisa Rp.150.000 – Rp.55.000 = Rp.95.000,00.

Contoh 3

Di dalam gudang ada sebanyak 275 karung beras dengan berat 50 kg tiap karung. Beras tersebut akan diberikan untuk 5 pedagang sama banyak. Berapa kg yang diterima oleh tiap pedagang?

Penyelesaian :

Diketahui sebanyak 275 karung beras, tiap karung memiliki berat 50 kg. Maka berat seluruh karung beras tersebut  : 275 x 50 kg = 13.750 kg.

Jika diberikan 5 pedagang, maka masing-masing pedagang akan memperoleh beras 13.750 : 5 = 2.750 kg = 2,75 ton.

Contoh 4

Pak Herman mempunyai 8 batang pohon durian. Setiap pohon durian menghasilkan sebanyak 45 buah. Buah durian tersebut dijual Pak Herman seharga Rp.25.000 tiap buahnya. Jika buah durian habis terjual, berapa uang yang akan diterima oleh pak Herman dari penjualan durian tersebut?

Penyelesaian :

Banyak pohon durian = 8 pohon

Banyak buah durian tiap pohon = 45

Harga per buah durian = Rp.25.000

Jadi, banyak buah durian dari 8 pohon adalah 8 x 45 = 360 dan karena buah durian terjual semua dengan harga tiap buahnya Rp.25.000 maka uang yang akan diterima oleh Pak Herman adalah 360 x Rp.250.000 = Rp.9.000.000

Contoh 5

Reva akan membeli bola basket dengan harga Rp.180.000. Ibu membeli uang Reva Rp.85.000. Apabila 5 orang teman club basket Reva menyumbang masing-masing Rp.15.000. Beberapa kekurangan uang yang diperlukan untuk membeli bola basket tersebut?

Penyelesaian :

Harga bola basket = Rp.180.000

Jumlah uang Reva = Rp.85.000 + (5 x Rp.15.000)

                              = Rp.85.000 + Rp.75.000

                              = Rp.160.000

Jadi, uang Reva untuk membeli bola basket masih kurang Rp.20.000 (karena Rp.180.000 – Rp.160.000 = Rp.20.0000)

Contoh 6

Pak Bagas merupakan seorang pedagang buah. Pak Bagas membeli sebanyak 362 buah semangka. Sebanyak 226 buah semangka tersebut di jual ke pasar, lalu Pak Bagas membeli lagi 228 semangka. Berapa buah semangka Pak Bagas sekarang?

Penyelesaian :

Buah semangka awal mulanya sebanyak 362 buah karena dijual sebanyak 226 buah maka menjadi berkurang. Sehingga sisa buah semangka adalah 362 buah – 226 buah = 136 buah.

Lalu Pak Bagas membeli buah semangka lagi sebanyak 238 semangka, maka jumlah semangka Pak Bagas adalah 136 buah + 238 buah = 374 buah.

Contoh 7

Vita membeli 8 strip obat untuk sakit kepala di Apotik Sehat. Harga 1 strip obat Rp7.250. Setiap 1 strip berisi 12 tablet. Vita menjual obat tersebut secara eceran dengan harga Rp750 per tablet. Berapakah keuntungan yang diperoleh Vita jika semua obat habis terjual?

Penyelesaian

Diketahui harga 1 strip = Rp7.250

maka harga 8 strip obat adalah 8 x Rp7.250 = Rp58.000 (Harga Beli)

Jika 1 strip isi 12 tablet, maka 8 strip = 8×12=96

Harga per tabletnya adalah Rp750 maka 96 tablet = 96 x Rp750=Rp72.000 (Harga Jual)

INGAT! untuk mencari ke keuntungan yaitu Harga Jual – Harga Beli

Sehingga keuntungan = Rp72.000-Rp58.000=Rp14.000

Baca juga : Soal Matematika Kelas 7 Semester 1

Contoh 8

Harga sebuah buku tulis Rp 2.250 sedangkan harga sebuah bolpoin Rp1.750. Jika kamu membeli 17 buku tulisdan 17 bolpoin. Berapa rupiah yang harus kamu bayar?

Penyelesaian

Harga sebuah buku tulis Rp 2.250

Harga sebuah bolpoin Rp1.750

Jadi total yang harus dibayar adalah (17 x Rp2.250 )+ (17 x Rp1.750) = Rp38.250+Rp29.750=Rp68.000.

Contoh 9

Sebanyak 248 warga desa Muara Baru bekerja sebagai petani, 297 warga bekerja sebagai nelayan, 186 warga bekerja sebagai buruh pabrik, 667 bekerja sebagai pedagang dan sisanya tidak mempunyai pekerjaan. Jika jumlah warga desa Muara Baru adalah 1500 warga, Berapa jumlah warga yang tidak mempunyai pekerjaan?

Penyelesaian

Diketahui jumlah total warga 1.500 warga.

Jumlah warga yang bekerja 248 (petani)+297(nelayan)+186 (pegawai pabrik) + 667(pedagang) = 1.398

Karena sisanya tidak mempunyai pekerjaan, Maka jumlah warga yang tidak mempunyai pekerjaan = 1.500-1.398 =102 warga.

Sekian pembahasan mengenai soal cerita matematika kelas 4 SD. Semoga bermanfaat! Untuk mengusai soal cerita seperti ini kita harus banyak berlatih mengerjakan soal-soal matematika bagian soal cerita matematika kelas 4 SD.

Leave a Comment