Soal UTS Kelas 6 Kurikulum 2013 Revisi 2018

Posted on

Soal UTS Kelas 6 Kurikulum 2013 Revisi 2018 – Kali ini kami akan bagikan soal PTS /UTS Kelas 6 Sekolah Dasar Kurikulum 2018 lengkap untuk semester 1 dan 2 yang dapat Bapak/Ibu guru jadikan sebagai acuan dalam membuat soal pertanyaan untuk mendukung kegiatan UTS/PTS atau Ulangan Tengah Semester/Penilaian Tengah Semester pada tahun ajaran 2020/2020 sekarang ini.



Seperti yang kita ketahui bersama bahwa ada banyak sekali faktor yang dapat mempengaruhi mutu pembelajaran, salah satunya yaitu sistem penilaian atau assesment. Penilaian merupakan sebuah proses yang dilakukan untuk mengumpulkan informasi dengan melalui pengukuran (menafsirkan, mendiskripsikan, dan mengintepretasi hasil pengukuran). Sementara evaluasi adalah proses yang dilakukan untuk mengambil keputusan sesuai dengan hasil penilaian.

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun 2005 mengenai Standar Nasional Pendidikan menyebutkan bahwa penilaian dalam jenjang sekolah dasar dan menengah terbagi menjadi 3 macam bentuk, yaitu:

  1. Penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh pendidik atau guru;
  2. Penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh satuan pendidikan;
  3. Penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh pemerintah.

Sementara itu, dalam Permendikbud Nomor 53 tahun 2015 dijelaskan bahwa penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh pendidik atau guru merupakan sebuah proses untuk mengumpulkan bukti atau informasi mengenai capaian pembelajaran siswa dalam kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial, kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan yang dilaksanakan secara sistematis selama dalam proses pembelajaran.

Penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh guru bisa dilakukan melalui observasi, penilaian diri, penilaian antar teman, ujian, memberikan tugas, praktik secara langsung, project, dan juga portofolio yang disesuaikan dengan karakteristik kompetensi. Padaumumnya, penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh guru dilakukan untuk dapat memenuhi fungsi formatif dan sumatif dalam penilaian.

Penilaian formatif memiliki tujuan untuk mendapatkan informasi tentang masalah kekuatan dan kekurangan dalam proses pembelajaran yang sudah dilakukan. Dengan adanya informasi tersebut maka nantinya dapat digunakan untuk melakukan perubahan, perbaikan, dan modifikasi kegiatan pembelajaran sehingga lebih efektif dan mampu meningkatkan kompetensi siswa.



Sementara untuk hasil penilaian sumatif dapat digunakan untuk mengambil keputusan apakan seorang siswa nantinya bisa terus melanjutkan atau tidak bisa melanjutkan ke kompetensi yang selanjutnya, naik kelas ataukah tidak, lulus atau tidak lulus. Dengan begitu, penilaian hasil belajar yang dilakukan oleh guru memiliki fungsi untuk memantau kemajuan belajar, memantau hasil belajar, dan juga mendeteksi kebutuhan remidial.

Baca juga: RPP Kelas 6 SD Semester 1 Dan 2 Revisi 2018

Prinsip-Prinsip Penilaian dalam Kurikulum 2013

Penilaian pendidikan dalam K13 merupakan proses pengumpulan dan pengolahan informasi yang digunakan untuk mengukur pencapaian hasil belajar siswa yang meliputi berbagai macam bentuk penilaian, yaitu penilaian otenik, penilaian diri, penilaian projek, ulangan, ulangan harian, ulangan tengah semester, ulangan akhir semester, ujian tingkat kompetensi, ujian mutu tingkat kompetensi, ujian nasional, dan juga ujian sekolah.

Penilaian hasil belajar ini harus dilaksanakan dengan menggunakan beberapa prinsip penilaian sebagai berikut ini:

  1. Sahih, berarti penilaian sesuai dengan data yang menunjukkan kemampuan yang sedang diukur.
  2. Objektif, berarti penilaian sesuai dengan prosedur dan kriteria yang jelas, tidak dapat dipengaruhi oleh subjektivitas penilaian.
  3. Adil, berarti penilaian yang dilakukan tidak menguntungkan atau justru merugikan siswa.
  4. Terpadu, penilaian yang dilakukan oleh pendidik menjadi sebuah komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran.
  5. Terbuka, berarti prosedur penilaian, kriteria penilaian, dan dasar pengambilan keputusan bisa diketahui oleh berbagai pihak yang bersangkutan.
  6. Menyeluruh atau holistik dan berkesinambungan, berarti penilaian yang meliputi seluruh aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai macam teknik penilaian yang sesuai untuk melihat perkembangan kemampuan yang dimiliki peserta didik.
  7. Sistematis, berarti penilaian harus dilakukan secara berencana dan bertahap namun tetap mengikuti langkah-langkah yang baku.
  8. Beracuan kriteria, berarti penilaian sesuai dengan ukuran pencapaian kompetensi yang sudah ditetapkan.
  9. Akuntabel, berarti penilaian benar-benar bisa dipertanggungjawabkan, baik itu dari segi teknik, prosedur ataupun hasil akhirnya.

Baca juga: RPP Matematika Kelas 6 SD Kurikulum 2013

Ulangan Tengah Semester (UTS)

Setiap satuan pendidikan, selain diharuskan untuk melakukan perencanaan dan proses pembelajaran, juga diwajibkan untuk menilai hasil pembelajaran sebagai salah satu upaya untuk dapat terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *