Soko Guru Demokrasi Indonesia

Posted on

Soko Guru – Tahukah Anda apa yang dimaksud dengan soko guru demokrasi? Mungkin tidak sedikit yang belum paham istilah apa itu. Maka dari itu kita bahas terlebih dahulu dari pengertian soko guru.



Soko guru memiliki arti tiang penyangga utama. Sehingga secara singkat bisa diartikan sebagai pilar-pilar utama untuk membangun demokratis.

soko guru demokrasi adalah salah satu indikator untuk menilai sistem demokrasi di suatu wilayah. Di samping itu soko guru demokrasi bisa diartikan sebagai pilar utama untuk membangun tatanan demokratis. Sedangkan demokrasi sendiri adalah bentuk sistem pemerintahan dari rakyat, untuk rakyat dan oleh rakyat.

pilar demokrasi

Moh. Hatta, Wakil Presiden pertama RI menjelaskan ada lima pilar demokrasi yang harus dijalankan oleh sebuah pemerintahan. Pilar tersebut dijalankan supaya demokrasi bisa berjalan dengan semestinya. Lima pilar demokrasi tersebut antara lain:

  1. Lembaga yudikatif.
  2. Lembaga legislatif.
  3. Partai politik.
  4. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).
  5. Media massa.

Fungsi dan Peran Soko Guru Demokrasi

Kedaulatan rakyat menjadi tolok ukur demokrasi di sebuah negara. Rakyat yang berdaulat bisa memegang teguh hak-haknya. Baik hak untuk hidup, bekerja, berpendapat dan lain sebagainya.

Negara demokrasi bisa dilihat dari kebijakan pemerintah yang sesuai dengan kehendak dan keinginan rakyat. Kebijakan yang tidak sejalan dengan kehendak rakyat bisa diartikan bahwa negara tersebut menjalankan sistem monarki absolut. Untuk diketahui, sistem monarki absolut berbanding terbalik dengan paham demokrasi kerakyatan.



Lingkungan masyarakat bisa dibagi menjadi dua, yakni mayoritas dan minoritas. Suara mayoritas yang lebih banyak bisa menjadi keputusan dari berbagai kebijakan pemerintahan. Walaupun demikian pemerintah tetap mengakui kekuasaan, hak, aspirasi dari minoritas. Pemerintah tetap memiliki kewajiban untuk menjaga hak minoritas untuk mencapai negara yang demokrasi.

Baca juga: Pendidikan Sebagai Sebuah Sistem

Seperti yang diketahui, hak asasi manusia adalah hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia. Salah satu di antaranya adalah hak untuk hidup. Hak asasi juga menjamin hak untuk kehidupan dan pekerjaan layak yang perlu terus diawasi dan ditinjau oleh pemerintah.

demokrasi indonesia

Syarat utama dari sebuah demokrasi adalah pemerintah yang dipilih oleh suara rakyat. Pemilihan umum tidak ada kejujuran dan kebebasan atau tindakan penyelewengan dari suatu pihak yang bisa menyebabkan kehancuran demokrasi.

Demokrasi menjamin persamaan di depan hukum supaya tercipta keadilan. Semua rakyat dipandang sama dalam masalah hukum. Tanpa nepotis yang meringankan hukum pada golongannya dan memberatkan golongan lain. Pemerintah menjamin kesamaan posisi di hadapan hukum.



Kekuasaan pemerintah di negara demokrasi dibatasi oleh konstitusi yang disebut Undang-Undang. Sistem menjalankan pemerintahan dan lain-lain sudah dimuat dalam Undang-Undang sebagai kesepakatan bersama. Sehingga tidak boleh ada yang melanggarnya, tak terkecuali pemerintah itu sendiri. Demokrasi harus membatasi pemerintahan dan kebebasan rakyat.

Masyarakat majemuk seperti Indonesia harus menjunjung perbedaan yang ada di dalam masyarakat. Toleransi menjadi syarat agar persatuan dapat terwujud. Toleransi bisa membuat perbedaan yang ada di tengah masyarakat menjadi perekat persatuan. Persatuan dalam keberagaman juga menjadi peluang dan tantangan bagi bangsa Indonesia untuk terus membangun.

Prinsip-prinsip Demokrasi

soko guru demokrasi

Demokrasi menjadi salah satu sistem politik yang dianut sebagian besar negara di dunia, termasuk Indonesia. Negara dengan sistem demokrasi mempunyai prinspi-prinsip yang berbeda dengan sistem yang lain.

Henry Bertram Mayo dalam An Introduction to Democratic Theory (1960), menjelaskan prinsip-prinsip demokrasi yang bisa mewujudkan suatu sistem politik yang demokratis. Berikut adalah prinsip-prinsip demokrasi yang disampaikan oleh Henry:

  1. Menyelesaikan perselisihan dengan damai dan secara melembaga
  2. Menjamin terselenggaranya perubahan secara damai dalam suatu masyarakat yang sedang berubah
  3. Menyelenggarakan pergantian pimpinan secara teratur
  4. Membatasi pemakaian kekerasan sampai minimum
  5. Mengakui serta menganggap wajar adanya keanekaragaman
  6. Menjamin tegaknya keadilan.

Sedangkan menurut Alamudi dalam Ilmu Kewarganegaraan (2006) karya Sri Wuryan dan Syaifullah, sebuah negara dapat dikatakan berbudaya demokrasi apabila memiliki soko guru demokrasi sebagai berikut:

  1. Kedaulatan rakyat
  2. Pemerintahan berdasarkan persetujuan dari yang diperintah
  3. Kekuasaan mayoritas
  4. Hak-hak minoritas
  5. Jaminan hak-hak asasi manusia
  6. Pemilihan yang bebas dan jujur
  7. Persamaan di depan hukum
  8. Proses hukum yang wajar
  9. Pembatasan pemerintahan secara konstitusional
  10. Pluralisme sosial, ekonomi dan politik
  11. Nilai-nilai toleransi, pragmatisme, kerja sama dan mufakat

soko guru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *