Arti Tembung Saroja Dan Contohnya

Posted on

Arti Tembung Saroja Dan Contohnya – Pada artikel kali ini kami akan memberikan informasi tentang apa yang dimaksud dengan tembung saroja dan contoh – contohnya.



Dalam bahasa Jawa terdapat berbagai macam jenis tembung, salah satunya adalah tembung saroja. Tembung saroja merupakan tembung dalam bahasa Jawa yang menggunakan kata ganda yakni dua kata yang sama atau dua kata yang hampir sama artinya yang biasa digunakan secara bersamaan.

Baca juga: Contoh Lembar Jawaban Pilihan Ganda Dan Essay SD

Baca juga: Soal Teks Prosedur Kelas 7 Dan Jawabannya

Baca juga: Wasiun Artinya (Belajar Bahasa Arab)

Dalam penggunaannya tembung saroja digunakan oleh masyarakat Jawa untuk melukakan komunikasi sehari – hari.



Fungsi dari tembung saroja adalah memperkuat dan menegaskan arti dari kata yang diucapkan pertama. misalkan seperti tepo sliro, budi pakerti, ayem tentrem, andhap asor, dan lain sebagainya.

Masyarakat Jawa sendiri setiap hari berdialog dengan menggunakan bahasa jawa secara fasih dan tanpa sadar sebenarnya juga sudah sering mengucapkan salah satu kalimat tembung saroja.

Contoh kalimat tembung saroja misalnya adalah: Sulimin numpak motor tibo raine babak bundas, keluargane bu Sumirah saiki urip ayem-tentrem.

Kalimat di atas mengandung kata babak bundas dan ayem tentrem yang memiliki arti babak belur dan suka cita. Kalimat tersebut adalah salah satu contoh dari tembung saroja yang digunakan dalam penggunaan bahasa Jawa. Selain kata-kata di atas, berikut kami rangkum beberapa tembung saroja dalam bahasa jawa yang mungkin belum di ketahui untuk menambah wawasan Anda tentang bahasa Jawa.

Baca juga: Pengertian Murajaah Secara Bahasa Dan Metodenya

Baca juga: Apa Itu Bahasa : Pengertian Menurut Para Ahli



Baca juga: Bacaan Taawudz Auudzu Billaahi Minasy-syaithoonir Rojiim, Minta Perlindungan Dari Allah SWT

Berikut Kata Tembung Saroja :

Welas asih

Tumpang tindih

Unda undi

Toto kromo

Gagah prakoso

Adhap asor

Ayem tentrem

Tandang gawe

Gugur gunung

Dan masih banyak lagi.

Contoh Kalimat Dari Kata Saroja :

Welas asih kang romo ibu iku sedawane urip

Perkara ing Indonesia tumpang tindih awit mbiyen

Amir unda undi laire karo Rani

Bocah saiki ora nduwe toto kromo blas marang wong tuwo

Dedeg piadege gedhe duwur tur Gagah Prakoso

dadi anak kui kudu Andhap Asor marang wong tuwo

Ning omahku, suasane Ayem Tentrem

Dadi cah wadon/wedok kui kudu sregep Tandang Gawe

Bapak lagi Gugur Gunung bangun pos kampling ono prapatan

Itulah arti dari kata tembung saroja dan contoh – contoh dari kata dan kalimat yang menggunakan tembung saroja. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian yang sedang mempelajari bahasa Jawa.

Leave a Reply

Your email address will not be published.